Tautan-tautan Akses

Tillerson: Butuh Pendekatan Baru dalam Menghadapi Korea Utara


Menlu AS, Rex Tillerson, kiri, memperhatikan Menlu Korsel, Yun Byung-se pada konferensi pers di Seoul, Jum’at, 17 Maret 2017. .(foto: Jung Yeon-Je/Pool Photo via AP)
Menlu AS, Rex Tillerson, kiri, memperhatikan Menlu Korsel, Yun Byung-se pada konferensi pers di Seoul, Jum’at, 17 Maret 2017. .(foto: Jung Yeon-Je/Pool Photo via AP)

China menantang Menlu AS, Rex Tillerson, untuk menunjukkan cara-cara baru dalam menghadapi konfrontasi nuklir dengan Korea Utara.

Menteri luar negeri Amerika, Rex Tillerson akan mengadakan pembicaraan hari Jumat di Korea Selatan setelah China menantangnya untuk menunjukkan cara-cara baru dalam menghadapi konfrontasi nuklir dengan Korea Utara.

Menlu Tillerson sedang berada di Asia dalam usahanya yang pertama untuk menyelesaikan krisis internasional. Hari Kamis ia mengatakan di Jepang bahwa ia akan mendesak China supaya mengontrol tetangganya Korea Utara.

Tapi berbicara pada wartawan setelah bertemu dengan para pejabat Jepang, Tillerson tidak menjelaskan rincian rencananya untuk meredam ancaman Korea Utara yang belum lama ini mengadakan percobaan peluncuran misil balistik.

Setelah bertemu dengan pejabat presiden Korea Selatan, Hwang Kyo-Ahn, hari Jumat, Tillerson akan terbang ke China hari Sabtu untuk minta dukungan negara besar itu dalam melaksanakan sanksi-sanksi baru atas Korea Utara.

Sebelum meninggalkan Jepang, Tillerson mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan dan sanksi yang dijatuhkan atas Korea Utara selama ini, tidak berhasil.

“Saya kira kita harus mengakui bahwa usaha-usaha diplomatik dan lainnya selama 20 tahun terakhir untuk mendorong Korea Utara supaya menghentikan program nuklirnya, telah gagal,” katanya.

Karena itu, kata Tillerson, “jelas kini dibutuhkan cara pendekatan baru.” [ii/ps]

XS
SM
MD
LG