Tautan-tautan Akses

Tersangka Teroris Norwegia Tampak Tenang dalam Pengadilan Pertama di Oslo

  • Selah Hennesy

Tersangka Anders Behring Breivik (baju merah) dilaporkan tampil tenang dalam sidang dengar keterangan pertama di pengadilan Oslo (25/7).

Tersangka Anders Behring Breivik (baju merah) dilaporkan tampil tenang dalam sidang dengar keterangan pertama di pengadilan Oslo (25/7).

Hakim di pengadilan Oslo mengatakan, tersangka itu mengakui melakukan serangan kembar hari Jumat, tetapi tidak mengaku bersalah.

Laki-laki yang dituduh membunuh paling sedikit 76 orang di Norwegia tampak tenang dalam sidang pengadilan pertama di Oslo, menurut para pejabat Norwegia.

Hakim di pengadilan Oslo mengatakan, tersangka itu mengakui melakukan serangan kembar hari Jumat, tetapi tidak mengaku bersalah.

Tertuduh itu, Anders Behring Breivik, tidak bercukur dan mengenakan kemeja merah. Polisi mengatakan, dalam sidang pengadilan itu ia tampak tenang dan tidak terpengaruh oleh kejadian-kejadian baru. Dengar keterangan itu diadakan di balik pintu tertutup yang menurut para pejabat, untuk melindungi investigasi itu.

Seorang hakim setelah itu mengatakan, terdakwa akan ditahan selama delapan minggu pertama, dan ia akan dikurung dalam sel isolasi selama empat minggu. Hakim Kim Heger berbicara kepada wartawan usai dengar keterangan.

Kim Heger mengatakan, "Breivik telah memberikan kesaksian bahwa tujuan serangan itu bukan membunuh sebanyak mungkin orang , tapi memberi isyarat yang kuat bahwa Norwegia jangan sampai dijajah oleh orang-orang Muslim."

Jumat lalu, sebuah bom mobil meledak di Pusat kota Oslo. Beberapa jam kemudian seorang laki-laki bersenjata melepaskan tembakan di pulau di dekatnya di mana para remaja dari kelompok pemuda partai yang berkuasa ikut perkemahan musim panas akhir pekan.

Breivik dituduh melakukan kedua serangan tersebut. Ia mengatakan, ada dua lagi kelompok dalam organisasinya, tetapi ia bertindak sendirian. Para penyelidik mengatakan, mereka tidak bisa memberikan informasi lain tentang kelompok-kelompok yang disebutkan Breivik itu.

Polisi Norwegia telah membetulkan angka korban tewas, menjadi 76 orang . Mereka mengatakan, 8 orang tewas dalam pemboman dan 68 orang tewas di pulau.

Seorang pakar masalah ekstremis sayap kanan Eropa di Universitas Kingston , London, Andrea Mammone mengatakan, ada komunitas sayap kanan bawah tanah di seluruh Eropa. Katanya, pandangan yang dinyatakan oleh tersangka itu bukan hal luar biasa dalam komunitas seperti itu.

Informasi yang kabarnya diterbitkan melalui online atau internet oleh tersangka itu menyampaikan pandangan-pandangan anti Marxis dan anti Islam.

Mammone mengatakan, meskipun pandangan Breivik dianut oleh orang-orang lain dalam golongan sayap kanan, sebagian besar tidak mendukung tindak kekerasan itu secara aktif. Tetapi ia menambahkan, pandangan radikal semacam itu berbahaya.

Mammone mengatakan, "Kalau orang meradikalisasi semua pandangan ini, mungkin seseorang akan mendorong atau melaksanakan tindak kekerasan. Apa yang akan anda dilakukan kalau pemerintah tidak memikirkan masalah imigrasi, multi-kulturalisme dan imigran yang berakibat besar? Saya tidak mengatakan bahwa tiap orang bisa menjadi radikal seperti ini, tapi tentu dalam beberapa hal mereka melakukan hal yang berbahaya."

Breivik telah menulis manifesto lewat internet yang menguraikan keyakinannya. Polisi mengatakan, ia mulai membacakan manifesto itu di pengadilan, tapi dihentikan oleh hakim.
Mereka mengatakan, sejumlah psikiater sedang menganalisis kestabilan jiwanya.

XS
SM
MD
LG