Tautan-tautan Akses

Tersangka Perencana Teror Bom New York Mengaku Tidak Bersalah


Jose Pimentel (kanan) di pengadilan kota New York (Foto: dok).

Jose Pimentel (kanan) di pengadilan kota New York (Foto: dok).

Jose Pimentel, seorang kelahiran Dominika yang beralih agama ke Islam, menyatakan pengakuan tidak bersalah hari Selasa di pengadilan Kota New York.

Seorang warga Amerika telah mengaku tidak bersalah atas tuduhan rencana penyerangan kantor-kantor pos, mobil polisi dan tentara yang pulang dari tugas di Irak dan Afghanistan.

Jose Pimentel, seorang kelahiran Dominika yang beralih agama ke Islam, menyatakan pengakuan tidak bersalah hari Selasa di pengadilan Kota New York.

Seorang hakim memerintahkan agar Pimentel terus ditahan dan tidak boleh dibebaskan dengan uang jaminan dan menetapkan tanggal 17 April sebagai waktu sidang berikutnya.

Pimentel, yang juga bernama Muhammad Yusuf, telah dikenakan tuduhan berkomplot untuk membuat bom untuk tujuan terorisme dan memiliki alat untuk melancarkan serangan kekerasan. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup kalau didapati bersalah atas tuduhan-tuduhan yang telah dikenakan.

Hari Selasa, pengacaranya menyebut kasus itu contoh “tindakan yang keterlaluan.” Mereka mengatakan dewan juri akan memandangnya sebagaimana adanya, segera setelah dengar argumen dari kedua belah pihak.

Polisi menangkap Pimentel bulan November atas tuduhan merencanakan penyerangan. Walikota New York Michael Bloomberg mengatakan pada waktu itu bahwa Pimentel di-ilhami oleh al-Qaida, tetapi ia beroperasi sendirian, bukan bagian dari persekongkolan yang lebih besar.

XS
SM
MD
LG