Tautan-tautan Akses

Kaum Miskin Ikut Nikmati Roti dan Kalkun di Hari Thanksgiving

  • Susy Tekunan

Bread for the City, organisasi sosial, membagikan 8 ribu paket kalkun bagi warga miskin di Washington DC.

Bread for the City, organisasi sosial, membagikan 8 ribu paket kalkun bagi warga miskin di Washington DC.

Bread for the City membagikan 8 ribu kalkun bagi warga miskin di Washington DC. Permintaan bantuan makanan berlipat ganda membuat kewalahan badan sosial.

“Ini nomor kamu”, “Tolong tunggu sebentar”,”Mohon jangan menghalangi pintu masuk”, terdengar begantian di ruangan kecil yang padat dengan puluhan orang bekerja di belakang meja dan mengantri untuk mendapat makanan. Suara dering telepon dan orang bicara menambah ramai suasana.

Meja penerima tamu yang memisahkan antara pekerja dan penerima bantuan dikerumuni orang yang baru datang untuk memberi kartu identitas dan surat keterangan penghasilan mereka. Kesibukan ini terasa saat melangkah masuk ke ruangan utama Bread for the City di tengah kota Washington DC.

Setelah mengantri 4 jam, Charmaine Payne, mendapat paket kalkun untuk dimasak saat Thanksgiving bagi keluarga besarnya.

Setelah mengantri 4 jam, Charmaine Payne, mendapat paket kalkun untuk dimasak saat Thanksgiving bagi keluarga besarnya.

Setelah 4 jam mengantri, Charmaine Payne, warga Washington DC, akhirnya berhasil mendapat kalkun yang dibagikan gratis 3 hari sebelum hari Thanksgiving. Ia dan OB, temannya, juga mendapat 3 lembar surat rekomendasi untuk mendapat bantuan makanan dari 2 gereja dan pakaian dari organisasi Martha’s Table. Chairmane datang siap dengan keranjang merah-nya yang berroda untuk membawa kalkun seberat 6.5 kg dan bahan makanan pokok lainnya.

Perempuan penderita epiliepsi dan penyakit tulang ini masih harus dua kali naik bis menempuh perjalanan kembali ke rumahnya di sisi lain kota Washington DC. Tapi Charmaine tidak mengeluh, ia bersyukur atas bantuan dari Bread for the City, ”Kalau tidak ada mereka saya tidak bisa makan. Saya sudah datang kesini bertahun-tahun.” Charmaine juga menambahkan, “Siapapun boleh datang, kalau mereka tidak ada, akan ada banyak orang kelaparan dan tidak bisa bertahan hidup.” Ia akan memasak kalkun dan makanan pelengkap khas Thanksgiving untuk 7 orang anaknya.

Bread for the City adalah organisasi yang menyediakan bantuan pangan, pakaian, kebutuhan medis dan hukum bagi warga Washington DC. Salah satu syarat mendapat bantuan dari organisasi ini adalah berpenghasilan 200 persen atau kurang dari standar kemiskinan federal AS, yaitu sekitar 15 ribu dolar pertahun untuk keluarga beranggota dua orang. Greg Bloom, bagian relasi publik dari organisasi ini menambahkan, “Warga lansia atau orangtua yang memiliki anak kecil sebagai tanggungan juga memenuhi syarat program kami. “ Setiap bulan organisasi sosial ini membantu rata-rata hampir 5 ribu keluarga. Organisasi ini berdiri sejak tahun 1974 dengan nama yang berbeda dan mulai beroperasi sebagai Bread for the City tahun 1995. Organisasi ini bekerja sama dengan 5 gereja sekitar menjalankan amanat ajaran Kristen yaitu memberi makan yang lapar dan memberi pakaian bagi yang membutuhkan.

Relawan Bread for the City menyerahkan makanan bagi seorang penerima bantuan.

Relawan Bread for the City menyerahkan makanan bagi seorang penerima bantuan.

Greg Bloom berkata, “Sejak awal bulan November sampai hari ini kami telah membagikan lebih dari 4 ribu paket Thanksgiving. Itu lebih dari 10 ribu orang dan hampir 20 persen lebih dari yang kami berikan tahun lalu.” Usaha Bread for the City cukup dikenal di kalangan masyarakat dan mereka terus menerima bantuan sehingga bisa memperluas layanan mereka, salah satunya dengan membeli dan membangun gedung baru tepat disebelah lokasi sekarang. Organisasi ini juga memiliki lokasi lain di bagian tenggara kota Washington DC.

Walau demikian, menurut laporan dari beberapa surat kabar lokal dan nasional Amerika, tahun ini banyak organisasi sosial kewalahan menerima permintaan bantuan dari tunawisma dan warga kurang mampu. Menurut Greg Bloom walau permintaan bantuan meningkat, Bread for the City telah siap untuk memenuhi. Namun, ia berkata,”Kami kewalahan dengan permintaan dari banyak organisasi sosial kecil yang tidak bisa memenuhi membengkaknya permintaan dari komunitas mereka dan meminta bantuan kami.” Jaringan bank makanan Blue Ridge di negara bagian Virginia menerima jumlah permintaan yang berlipat ganda. Resesi ekonomi yang masih menempatkan angka pengangguran di sekitar rata-rata 10 persen membuat makin banyak orang yang beralih ke bank makanan untuk menghidupi diri dan keluarga.

Tahun ini Bread for the City berharap akan membagikan 8 ribu kalkun bagi warga kurang mampu. Bersama dengan ratusan organisasi sosial di seluruh Washington DC sekitar, mereka berusaha mewujudkan harapan warga Amerika secara umum. Agar tidak ada orang yang kelaparan di Amerka, terlebih di hari Thanksgiving dan menjelang cuaca dingin akhir tahun.

XS
SM
MD
LG