Tautan-tautan Akses

15 Ribu Pejuang Asing Gabung Kelompok Militan


Para pejuang yang bergabung dengan kelompok terkait al-Qaida-linked, Jabhat al-Nusra, siaga di perbatasan Suriah dan Lebanon (foto: dok).

Para pejuang yang bergabung dengan kelompok terkait al-Qaida-linked, Jabhat al-Nusra, siaga di perbatasan Suriah dan Lebanon (foto: dok).

Laporan DK PBB Jumat (31/10) mengatakan sekitar 15 ribu pejuang asing bergabung dengan kelompok militan ISIS dan kelompok ekstremis lainnya di Irak dan Suriah.

Menurut Dewan Keamanan PBB, sekitar 15.000 pejuang dari seluruh dunia telah meninggalkan rumah mereka untuk bergabung dengan kelompok-kelompok ekstremis yang beroperasi di Irak dan Suriah. PBB menambahkan angkanya bahkan bisa lebih banyak.

Sebuah laporan DK mengatakan bahwa para pejuang asing bergabung dengan Negara Islam atau ISIS dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya “pada skala yang tak terbayangkan.” Mereka terutama berasal dari Timur Tengah, Eropa Barat dan Afrika Utara, meskipun ada juga sejumlah warga Asia dan sejumlah kecil warga AS.

Jumlahnya kini jauh lebih banyak dari seluruh pejuang ekstremis asing dari dua dasawarsa sebelumnya, dan semakin bertambah, kata PBB.

Warga negara atau penduduk dari lebih dari 80 negara telah bergabung dalam kelompok-kelompok ekstremis ini.

PBB pada bulan September mengadopsi resolusi yang mewajibkan negara-negara untuk berupaya mencegah warga negara mereka melakukan perjalanan untuk bergabung dengan organisasi teroris.

XS
SM
MD
LG