Tautan-tautan Akses

Presiden Obama Berziarah ke Taman Makam Pahlawan Arlington

  • Wita Sholhead

Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama berziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia (Sabtu, 10/9).

Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama berziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia (Sabtu, 10/9).

Sehari sebelum peringatan sepuluh tahun serangan 9/11, Presiden dan Ibu Negara Michelle Obama mengheningkan cipta bagi orang-orang yang tewas pada hari itu, orang-orang yang berupaya menyelamatkan mereka, dan anggota-anggota militer.

Presiden Obama dan Ibu Negara Michelle Obama berziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional Arlington hari Sabtu, mengheningkan cipta bagi personil militer yang tewas dalam perang di Irak dan Afghanistan. Mereka menghibur orang-orang lain yang juga berziarah ke sana.

Dalam pidato mingguan yang disampaikan lewat internet, Presiden Obama mengatakan rakyat Amerika akan melindungi negara mereka, atas nama orang-orang yang bertindak secara heroik dalam insiden di World Trade Center, New York, Pentagon dan dalam pesawat United Airlines bernomor penerbangan 93 yang jatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania.

“Sepuluh tahun lalu, warga Amerika kebanyakan menunjukkan arti keberanian yang sesungguhnya ketika mereka bergegas menaiki tangga ruangan, menembus kobaran api, dan masuk ke dalam kokpit pesawat yang jatuh itu. Satu dasawarsa kemudian, sebuah generasi baru melangkah maju untuk melayani dan mengamankan kita semua. Kita tidak akan pernah goyah mengenang dan mengingat nama-nama mereka,” kata Presiden Obama.

Presiden Obama juga mengatakan Amerika lebih kuat daripada sepuluh tahun lalu, dan bahwa al-Qaida, yang melancarkan serangan itu, akan berhasil dikalahkan.

“Mereka ingin meneror kita, tetapi sebagai warga Amerika, kita menolak hidup dalam ketakutan. Kita hadapi musuh yang bertekad kuat itu, dan jangan lupa mereka akan berusaha terus menghantam kita. Tetapi seperti yang kita tunjukkan sekali lagi minggu ini, kita tetap waspada,” ujar Presiden Obama.

Presiden Obama merujuk apa yang menurut pihak berwenang, ada ancaman teroris yang belum bisa dipastikan yang direncanakan bertepatan dengan peringatan hari Minggu itu.

Keamanan ditingkatkan di Washington dan New York. Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano menghimbau warga agar tetap waspada dalam melaporkan kegiatan yang mencurigakan.

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton menyatakan hari Jumat bahwa al-Qaida berada di balik ancaman itu.

Presiden Obama mengatakan Amerika terus memerangi al-Qaida, setelah menewaskan pemimpinnya, Osma bin Laden bulan Mei. Ia juga mengatakan pemerintahannya berupaya meningkatkan keamanan di pelabuhan, bandara, dan perbatasan dan membina kemitraan baru dengan negara-negara lain dalam memenuhi tantangan-tantangan keamanan global.

Presiden Obama dan Ibu Negara akan menghadiri peringatan insiden itu sehari penuh hari Minggu.

Mereka akan memulai acara itu dengan menghadiri peringatan di New York, yang juga akan dihadiri mantan Presiden George W. Bush dan para petinggi lainnya.

Kemudian, mereka akan pergi ke kota kecil Shanksville di Pennsylvania, untuk meletakkan karangan bunga bagi mereka yang tewas dalam insiden jatuhnya pesawat United Airlines bernomor 93. Para penumpang di pesawat itu diyakini berhasil mengagalkan rencana untuk menabrakkan pesawat itu ke sebuah bangunan utama di Washington.

Presiden Obama dan Ibu Negara akan kembali ke Washington untuk meletakkan karangan bunga di Pentagon. Presiden Obama dan Ibu Negara akan mengakhiri acara itu dengan pidato Presiden pada pagelaran musik untuk acara peringatan itu di gedung kesenian John F. Kennedy Center for the Performing Arts di Washington.

XS
SM
MD
LG