Tautan-tautan Akses

Situasi Banjir Parah, Presiden Myanmar Serukan Evakuasi


Rumah-rumah penduduk di dekat Mandalay, Myanmar digenangi oleh banjir, Rabu (5/8).

Rumah-rumah penduduk di dekat Mandalay, Myanmar digenangi oleh banjir, Rabu (5/8).

Presiden Myanmar Thein Sein Kamis (6/8) telah menyerukan evakuasi penduduk dari daerah dataran rendah di kawasan delta Irrawaddy.

Presiden Myanmar telah menyerukan evakuasi penduduk dari daerah dataran rendah di kawasan delta Irrawaddy karena permukaan sungai-sungai telah mencapai tingkat yang berbahaya dan bisa membobolkan tanggul-tanggul.

Dalam pesan yang disiarkan Kamis (6/8) pagi, Presiden Thein Sein mengatakan daerah dekat Irrawaddy beresiko karena air sungai telah naik "di atas tingkat bahaya."

Sekitar 6,2 juta orang, 12 persen dari penduduk Myanmar, tinggal di wilayah di mana sungai Irrawaddy dan sungai-sungai lainnya bergabung ke delta sebelum mengalir ke laut.

Yangon, kota terbesar di Myanmar, belum mengalami banjir, meskipun terletak dekat dengan delta.

Banjir yang meluas minggu lalu yang disebabkan oleh hujan deras telah menewaskan 81 orang, menurut Departemen Kesejahteraan Sosial, Bantuan dan Pemukiman.
Empat daerah telah dinyatakan sebagai daerah bencana banjir yang meluas.

Amerika telah mengumumkan paket bantuan untuk membantu korban banjir di Myanmar, sebagai upaya bantuan internasional yang dipercepat setelah bencana menimpa puluhan ribu penduduk di seluruh negara.

Banjir akibat musim hujan yang parah telah melanda daerah yang luas di Asia Tenggara dalam beberapa pekan terakhir, mengakibatkan ratusan orang tewas dan jutaan penduduk kehilangan tempat tinggal.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG