Tautan-tautan Akses

Presiden Morsi Tolak Batalkan Referendum Konstitusi, Warga Mesir Lanjutkan Demo


Tank-tank milik tentara Mesir memperketat penjagaan di sekitar istana presiden saat para pegunjuk rasa menggelar aksi protes anti-pemerintahan Presiden di Kairo, Mesir (7/12).

Tank-tank milik tentara Mesir memperketat penjagaan di sekitar istana presiden saat para pegunjuk rasa menggelar aksi protes anti-pemerintahan Presiden di Kairo, Mesir (7/12).

Presiden Morsi melalui televisi nasional Mesir, Kamis (6/12), mengudang para pemimpin oposisi untuk menghadiri dialog untuk mencari solusi bagi krisis konstitusi Mesir akhir pekan ini.

Pihak oposisi di Mesir menyerukan demonstrasi lagi hari Jumat (7/12) setelah Presiden Mesir Mohamed Morsi menolak membatalkan referendum konstitusi yang disengketakan atau membatasi kekuasaan besar yang ia berikan kepada dirinya melalui dekrit bulan lalu.

Militer telah membangun barikade dengan menggunakan beton dan kawat berduri di sekitar istana presiden di Kairo, lokasi bentrokan maut dalam aksi protes sebelumnya pekan ini.

Dalam pidatonya melalui televisi nasional hari Kamis (6/12) di tengah-tengah demonstrasi anti-pemerintah yang melanda Kairo, Morsi tetap mengatakan bahwa dialog adalah satu-satunya solusi bagi krisis konstitusi negara itu. Tidak jelas apakah para pemimpin oposisi akan menghadiri dialog menyeluruh yang diusulkan presiden itu hari Sabtu (8/12).

Morsi mengatakan ia tidak akan mentolerir pembunuhan atau sabotase. Ia mengatakan tujuh orang tewas di luar istana presiden, dan lebih 700 lainnya luka-luka dalam demonstrasi pekan ini. Presiden mengatakan 80 orang ditangkap atas kejahatan, termasuk penggunaan senjata api, dan sebagian dari tahanan tersebut merupakan orang-orang bayaran.

Presiden Amerika Barack Obama berbicara dengan Morsi melalui telepon hari Kamis untuk menyuarakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam demonstrasi itu.
XS
SM
MD
LG