Tautan-tautan Akses

Presiden Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Dayak


Presiden Joko Widodo, didampingi ibu negara Iriana dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri), dinobatkan sebagai raja Dayak ketika berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah (20/12). (Foto: Setpres Kepresidenan)

Presiden Joko Widodo, didampingi ibu negara Iriana dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri), dinobatkan sebagai raja Dayak ketika berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah (20/12). (Foto: Setpres Kepresidenan)

Penganugerahan gelar ini adalah bentuk penghargaan masyarakat Dayak pada Presiden yang dinilai telah mampu memimpin bangsa dan sekaligus menjadi perekat persatuan.

Presiden Joko Widodo dinobatkan sebagai raja dayak ketika berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (20/12).

Presiden yang datang bersama ibu negara Iriana disambut tarian tradisional Dayak khas Kalimantan Tengah dan kemudian mengikuti prosesi pemberian gelar yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Gelar yang diberikan kepada Presiden adalah “Raja Haring Hatungku Tungket Langit”, yang berarti raja bijaksana yang berkepribadian luhur dan penopang keutuhan bangsa.

Sabran mengatakan kepada pers bahwa penganugerahan gelar ini adalah bentuk penghargaan masyarakat Dayak pada Presiden Joko Widodo yang dinilai telah mampu memimpin bangsa dan sekaligus menjadi perekat persatuan.

“Ini wujud dukungan masyarakat Dayak pada pemerintahan Presiden Jokowi," tambah Sabran.

Presiden Joko Widodo berada di Palangka Raya untuk menghadiri acara puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, menyaksikan langsung penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna memastikan seluruh anak mendapat gizi yang terbaik, dan sekaligus memonitor pendistribusian Dana Desa.

Dana Desa di Kabupaten Pulang Pisau misalnya digunakan untuk membangun perpustakaan desa, irigasi dan jalan. [em]

XS
SM
MD
LG