Tautan-tautan Akses

Polisi Serbu Kuil di India, Cari Pendeta Kontroversial Sant Rampal


Peta wilayah India

Peta wilayah India

Pendeta Sant Rampal telah berulang kali mengabaikan perintah pengadilan untuk tampil sidang, guna ditanyai perihal pembunuhan tahun 2006, menewaskan seorang warga desa oleh para pendukungnya.

Polisi India menembakkan gas air mata dan menggunakan buldozer, hari Selasa, untuk membubarkan ribuan orang yang berusaha mencegah ditangkapnya seorang pendeta yang kontroversial di India utara.

Pendeta Sant Rampal telah berulang kali mengabaikan perintah pengadilan untuk tampil sidang, guna ditanyai perihal pembunuhan tahun 2006, menewaskan seorang warga desa oleh para pendukungnya.

Dalam hari-hari belakangan ini, para pendukungnya yang telah berkemah di pelataran yang luas, membentuk rantai manusia di sekeliling tempat pertapaannya di negara bagian Haryana, guna mencegah polisi masuk.

Gambar-gambar televisi menunjukkan polisi menembakkan gas air mata dan menggunakan buldozer untuk berusaha masuk ke pertapaannya. Puluhan pendukung Rampal diseret oleh polisi.

Tidak diketahui apakah mereka telah ditahan. Pengadilan telah memberi batas waktu final bagi Rampal untuk datang ke pengadilan hari Senin, yang ia abaikan.

Pendukung Rampal menyatakan bahwa dia terlalu renta untuk menempuh perjalanan sejauh 250-kilometer ke pengadilan di ibukota negara bagian, Chandigarh.

XS
SM
MD
LG