Tautan-tautan Akses

Polisi Thailand Curigai Pemberontak Muslim Dalang Pembunuhan di Wilayah Selatan


Petugas Thailand memeriksa truk pickup pasca ledakan di Samui Island, provinsi Surat Thani, Thailand, 10 April 2015. (AP Photo/Daily News)

Petugas Thailand memeriksa truk pickup pasca ledakan di Samui Island, provinsi Surat Thani, Thailand, 10 April 2015. (AP Photo/Daily News)

Dua petani karet ditembak mati di perkebunan mereka di propinsi Yala hari Senin (13/4), dan empat orang di dua rumah bertetangga dibunuh Minggu (12/4) malam di propinsi Narathiwat.

Polisi mencurigai pemberontak Muslim berada di balik enam pembunuhan di wilayah selatan Thailand, yang terjadi pada saat negara itu merayakan hari tahun baru tradisionalnya.

Dua petani karet ditembak mati di perkebunan mereka di propinsi Yala hari Senin (13/4), dan empat orang di dua rumah bertetangga dibunuh Minggu (12/4) malam di propinsi Narathiwat.

Lebih dari 5.000 orang telah tewas di propinsi-propinsi Narathiwat, Yala dan Pattani sejak pemberontak separatis Muslim pecah tahun 2004. Pihak berwenang masih menyelidiki serangan-serangan itu, tetapi polisi Letnan Weerachai Parnnu mengatakan mereka yakin dilancarkan oleh pemberontak Muslim, karena intelijen mengisyaratkan akan ada serangan terhadap warga Buddha selama festival tahun baru yang dikenal dengan sebutan Songkran.

Tiga propinsi selatan tadi adalah propinsi-propinsi yang berpenduduk mayoritas Muslim di negeri mayoritas Buddha itu. Jumat malam, menjelang Songkran, sebuah bom mobil kuat meledak di sebuah pusat perbelanjaan di pulau wisata di selatan, Samui, melukai 12 orang.

Pemerintah militer Thailand mengatakan, bukti menunjukkan musuh-musuh politik junta adalah dalang serangan itu.

XS
SM
MD
LG