Tautan-tautan Akses

PM Selandia Baru Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Fiji


Perdana Menteri Selandia Baru, John Key (foto: dok). John Key menjadi PM Selandia Baru pertama yang mengunjungi Fiji sejak kudeta militer tahun 2006.

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key (foto: dok). John Key menjadi PM Selandia Baru pertama yang mengunjungi Fiji sejak kudeta militer tahun 2006.

John Key, hari Kamis (9/6) menjadi Perdana Menteri Selandia Baru pertama yang mengunjungi Fiji sejak kudeta militer di sana pada tahun 2006.

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key mengatakan lawatan dua hari itu adalah pengakuan pada negara di Pasifik Selatan tersebut yang telah kembali ke pemerintah terpilih, meskipun menurut Key masih ada kekurangan dalam proses demokrasi.

Fiji adalah bagian dari busur ketidakstabilan yang termasuk Timor Timur, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon. Kudeta dan kerusuhan sosial membuat dua negara kuat di kawasan itu, Selandia Baru dan Australia, semakin khawatir tentang keamanan.

Ketakutan itu memburuk pada tahun 2006 ketika militer merebut kekuasaan di Fiji. Tapi, sejak itu telah banyak yang berubah. Pemilu diadakan dua tahun lalu dan komandan militer, Frank Bainimarama, yang menggulingkan pemerintah terpilih sepuluh tahun yang lalu, sekarang menjabat sebagai Perdana Menteri Fiji.

Sanksi yang dikenakan terhadap Fiji oleh masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat dan Australia, telah dicabut, dan negara itu telah dimasukkan kembali ke kelompok Persemakmuran bekas koloni Inggris.

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key tiba di negara kepulauan di Pasifik Selatan itu untuk menunjukkan dukungan bagi demokrasi, meskipun ia telah menekankan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

Key akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior Fiji dan menilai kemajuan sejak negara di Pasifik Selatan itu awal tahun ini dilanda oleh Topan Winston, badai paling kuat yang pernah memasuki daratan di belahan bumi selatan.

"Bula vinaka (bahasa Fiji yang berarti “salam”). Nanti sore saya pergi ke Suva di Fiji, sebagai Perdana Menteri Selandia Baru pertama yang melawat ke Fiji dalam hampir satu dekade ini. Jadi saya tidak sabar untuk kembali dan berbicara dengan Perdana Menteri Frank Bainimarama. Ada banyak hal yang akan kami bahas," ujar John Key.

Ia menambahkan, "Jelas, Fiji adalah negara di Pasifik yang kuat dan salah satu yang banyak terlibat dengan kita. Selandia Baru akan mengenang kehancuran yang terjadi akibat Topan Winston dan, tentu saja, peran besar Selandia Baru dalam memberikan bantuan kepada rakyat Fiji. Jadi tidak sabar untuk melihat langsung upaya pertolongan dan pemulihan yang sudah dilakukan sekarang, dan tentu saja untuk mendapat sedikit gambaran tentang bagaimana rakyat Fiji pulih setelah topan yang sangat menghancurkan itu."

Lebih dari 40 orang tewas ketika Topan Winston menghantam negara itu.

Sebagian pengecam bersikeras bahwa demokrasi di Fiji masih menderita di bawah pemerintahan sekarang dan mengatakan Perdana Menteri Bainimarama telah memberangus pers dan menindas oposisi.

Pemilihan umum yang diselenggarakan pada September 2014 dianggap "kredibel" oleh pengamat internasional. Pemilu berikutnya dijadwalkan dua tahun lagi.

Fiji berpenduduk sekitar 900.000 orang, dan terletak sekitar dua-pertiga perjalanan dari Hawaii ke Selandia Baru di Samudra Pasifik Selatan. [lt]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG