Tautan-tautan Akses

PM Malaysia Tolak Seruan untuk Mundur Terkait Skandal Finansial


Presiden Organisasi Nasional melayu Bersatu (United Malays National Organisation/UMNO) yang berkuasa dan PM Malaysia Najib Razak dalam upacara pembukaan Rapat Tahunan Partai tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Desember 2015 (Foto: dok).

Presiden Organisasi Nasional melayu Bersatu (United Malays National Organisation/UMNO) yang berkuasa dan PM Malaysia Najib Razak dalam upacara pembukaan Rapat Tahunan Partai tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Desember 2015 (Foto: dok).

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mendapat kecaman sejak terungkap pada Juli lalu bahwa ia menerima sekitar 700 juta dolar dalam rekening pribadinya yang tampaknya berasal dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bertekad tidak akan tunduk pada tekanan agar melepaskan jabatannya terkait skandal finansial yang melibatkan dana investasi milik negara.

Berbicara hari Kamis (10/12) pada pertemuan tahunan partainya yang telah lama berkuasa, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Najib meyakinkan lebih dari 2.000 delegasi bahwa ia tidak melakukan kekeliruan apapun, serta mengatakan kepada mereka bahwa kebenaran berada di pihaknya, dan bahwa “kebenaranlah yang akan menang.”

Najib mendapat kecaman sejak terungkap pada Juli lalu bahwa ia menerima sekitar 700 juta dolar dalam rekening pribadinya yang tampaknya berasal dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Najib telah membantah semua tuduhan bahwa ia melakukan kesalahan, seraya menegaskan bahwa uang tersebut adalah donasi politik dari seseorang di Timur Tengah yang ia tidak mau sebutkan namanya.

Najib telah memecat beberapa pejabat tinggi yang menuntut pengunduran dirinya, termasuk wakil presiden UMNO Muhyiddin Yassin, yang dipecat pada Agustus lalu dari jabatannya sebagai deputi perdana menteri.

Najib juga menyatakan sikap membangkangnya dalam pidato hari Kamis (10/12), dengan mengatakan kepada para delegasi bahwa “meskipun didorong hingga jatuh, kita tidak akan mundur, tidak akan menyerah.” [uh]

XS
SM
MD
LG