Tautan-tautan Akses

PM Israel Berharap Obama Tak Dorong Pembentukan Negara Palestina


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem (foto: dok).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem (foto: dok).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hari Sabtu (24/9) menyampaikan harapannya agar Presiden Amerika Barack Obama tidak meningkatkan tekanan terbentuknya negara Palestina pada bulan-bulan terakhir masa jabatannya.

Netanyahu mengatakan kepada stasiun televisi Israel – Channel 2 – bahwa isu itu tidak dibahas dalam pertemuan pekan ini dengan Obama di New York. Tetapi ia mencatat bahwa sebelumnya Presiden Obama memveto langkah-langkah anti-Israel di PBB dan mengatakan bahwa perdamaian tidak akan dicapai lewat pidato.

Netanyahu mengatakan ia “hanya berharap bahwa pendekatan konsisten ini akan berlanjut hingga akhir masa kepresidenan Obama.”

Setelah gagal mencapai perjanjian perdamaian pada dua masa jabatannya, Obama dikatakan sedang mempertimbangkan pidato atau resolusi Dewan Keamanan PBB yang didukung Amerika, yang menjabarkan apa yang dilihatnya sebagai kontur kesepakatan yang layak.

Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan mengadakan pertemuan dengan calon presiden Hillary Clinton dan Donald Trump hari Minggu (25/9). Perdana Menteri Netanyahu yang menyampaikan pidato di hadapan sidang Majelis Umum PBB awal pekan ini, hingga laporan ini disampaikan masih berada di Amerika.

Israel adalah sekutu dekat Amerika dan para calon presiden kerap mengadakan pertemuan dengan pemimpin Israel. Namun baik Clinton maupun Trump belum ada yang berkunjung ke Israel pada siklus pemilu kali ini.

Pejabat Israel belum menyampaikan rincian apapun tentang pertemuan hari Minggu. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG