Tautan-tautan Akses

Pimpinan Partai Republik Tarik Dukungan untuk Trump


Ketua DPR Paul Ryan (Foto: dok).

Ketua DPR Paul Ryan (Foto: dok).

Ketua DPR Paul Ryan mengatakan ia "muak" oleh komentar Trump dan mengumumkan Trump tidak akan menghadiri festival tahunan musim gugur di Wisconsin, negara bagian asal Ryan.

Beberapa anggota terkemuka Partai Republik di Amerika mulai menarik dukungan mereka bagi calon presiden partai tersebut, Donald Trump, setelah Jumat kemarin muncul video dari tahun 2005 di mana Trump bisa didengar berkomentar mesum tentang perempuan. Dalam percakapan dengan wartawan hiburan, Trump ketika itu sudah menikah dengan istrinya yang sekarang, Melania.

Komentar cabul dalam video itu mendorong beberapa pimpinan partai Republik menyatakan tidak akan memilih Trump. Tetapi, sebagian juga mengatakan tidak akan memilih calon dari partai lawan, Demokrat, Hillary Clinton, sehingga anggota terkemuka Partai Republik dalam posisi genting tidak memilih seorang presiden atau memberi suara mereka kepada calon partai ketiga yang hampir tidak berpeluang menang dalam persaingan menjadi presiden.

Ketua DPR Paul Ryan mengatakan ia "muak" oleh komentar Trump dan mengumumkan Trump tidak akan menghadiri festival tahunan musim gugur di Wisconsin, negara bagian asal Ryan. Trump dijadwalkan berada di sana bersama Ryan, Gubernur Wisconsin Scott Walker dan Reince Priebus, kepala Partai Republik.

Menanggapi komentar Trump, Priebus mengatakan, "Tidak boleh ada perempuan yang digambarkan dengan istilah-istilah atau dibicarakan dengan cara seperti itu."

Pemimpin fraksi Mayoritas di Senat, Mitch McConnell mengatakan, "komentar itu menjijikkan, dan tidak bisa diterima dalam situasi apapun.” Menurutnya, Trump perlu meminta maaf secara langsung kepada perempuan dan anak perempuan di mana saja.

Senator Utah Mike Lee meminta Trump keluar dari kampanye, menyebutnya "mengganggu perhatian kita dari isu-isu penting."

Senator Mark Kirk, dalam tweet-nya mengatakan, Trump seharusnya mundur dari upayanya menjadi presiden dan Partai Republik "seharusnya memberlakukan aturan darurat mengganti calonnya.''

Senator John McCain, yang kalah dari Barack Obama dalam pemilihan presiden tahun 2008, mengatakan Trump "sendiri yang menanggung beban atas tindakannya dan menanggung akibatnya."

Trump akan bertemu saingannya dari Partai Demokrat Hillary Clinton dalam debat yang disiarkan langsung di televisi hari Minggu. [ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG