Tautan-tautan Akses

AS

Pentagon: Kesalahan Pengiriman Antraks Lebih Parah dari Perkiraan


Seorang ilmuwan memeriksa paket untuk spora antraks.

Seorang ilmuwan memeriksa paket untuk spora antraks.

Namun Wakil Menteri Pertahanan menekankan hal tersebut tidak membahayakan masyarakat umum dan risiko para pekerja laboratorium terpapar antraks kecil.

Departemen Pertahanan AS atau Pentagon mengatakan kasus spora hidup antraks yang secara tidak sengaja dikirim ke laboratorium komersil dan militer di Amerika dan di luar negeri lebih parah dari yang dilaporkan semula.

Pemeriksaan awal mengatakan 51 lab di 17 negara bagian dan Washington DC, serta tiga negara lain -- Australia, Kanada, dan Korea Selatan, kemungkinan telah menerima paket-paket yang berpotensi membahayakan itu.

Wakil Menteri Pertahanan Robert Work, Rabu (3/6), mengatakan angka tersebut bisa bertambah di tengah berlangsungnya pemeriksaan. Tapi Work menekankan hal tersebut tidak membahayakan masyarakat umum dan risiko para pekerja laboratorium terpapar antraks kecil.

"Tidak ada dugaan atau kasus infeksi antraks yang dikukuhkan diantara para pekerja lab yang telah menerima sampel ini selama 10 tahun terakhir," ujarnya.

Ia juga mengatakan konsentrasi sampel-sampel itu terlalu rendah untuk menginfeksi kesehatan seseorang.

Pusat Pengawasan Penyakit Amerika (CDC) memimpin penyelidikan itu.

Sampel-sampel antraks dikirim dari sebuah laboratorium militer Amerika di negara bagian Utah. Work mengatakan penyelidikan itu akan difokuskan pada mengapa sinar radiasi gagal membunuh spora-spora itu dan mengapa uji coba gagal mengungkap bahwa spora-spora itu masih hidup.

Antraks digunakan untuk mengembangkan sebuah tes untuk mengenali ancaman biologis di lapangan.

Kontak dengan bakteri antraks yang hidup bisa menyebabkan penyakit seperti flu yang bisa mematikan jika tidak secepatnya diobati.

XS
SM
MD
LG