Tautan-tautan Akses

AS

Pentagon: Pengiriman Antraks Lebih Banyak Dibanding Dugaan Awal


Spora bakteri antraks (Bacillus anthracis) terlihat dari bawah mikroskop (28/5).

Spora bakteri antraks (Bacillus anthracis) terlihat dari bawah mikroskop (28/5).

Wakil Menteri Pertahanan AS Bob Work memerintahkan "kajian menyeluruh" terhadap laboratorium Pentagon terkait prosedur, proses, dan “protokol dalam menonaktifkan pembentukan spora antraks."

Pentagon mengatakan jumlah pengiriman secara tidak sengaja spora antraks hidup ke laboratorium di Amerika dan luar negeri lebih banyak dibanding perkiraan awal dan badan itu memerintahkan kajian mendalam.

Juru bicara Pentagon Kolonel Steven Warren mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Jumat (29/5) bahwa spora antraks hidup dikirim ke 24 laboratorium di 11 negara bagian Amerika dan dua negara asing - Korea Selatan dan Australia.

Pentagon melaporkan hari Kamis bahwa laboratorium militer Amerika di negara bagian Utah secara tidak sengaja mengirim spora antraks hidup ke laboratorium-laboratorium komersial sipil di sembilan negara bagian Amerika dan laboratorium militer di Korea Selatan.

Dalam pernyataannya hari Jumat, Steven Warren mengatakan Wakil Menteri Pertahanan AS Bob Work memerintahkan "kajian menyeluruh" terhadap laboratorium Pentagon terkait prosedur, proses, dan “protokol dalam menonaktifkan pembentukan spora antraks."

Steven Warren juga mengatakan "tidak ketahui ada dampak terhadap masyarakat umum dan risiko sangat rendah bagi para pekerja laboratorium" akibat pengiriman tidak sengaja itu, dan Departemen Pertahanan bekerja sama dengan badan pemerintah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dalam menyelidiki pengiriman tersebut.

Kontak dengan antraks hidup dapat menyebabkan penyakit seperti flu berat yang bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati.

Pentagon hari Kamis mengatakan telah menghentikan pengiriman spora antraks selagi insiden ini sedang diselidiki.

XS
SM
MD
LG