Tautan-tautan Akses

Peninjau Uni Eropa: Pemilu Kongo Tidak Beres


Petugas pemilu melakukan perhitungan suara di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo (29/11). Peninjau Eropa melaporkan pemilu di Kongo sarat ketidakberesan.
Petugas pemilu melakukan perhitungan suara di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo (29/11). Peninjau Eropa melaporkan pemilu di Kongo sarat ketidakberesan.

PBB mendesak ketenangan di Republik Demokrasi Kongo setelah para peninjau Eropa menggambarkan ketidak-beresan luas pemungutan suara dalam pemilihan presiden dan legislatif.

Pimpinan misi PBB Roger Meece mengatakan hari Kamis ia prihatin akan laporan mengenai ketidak-beresan itu, tetapi menekankan bahwa setiap keluhan harus disampaikan dengan cara damai.

Laporan sementara Uni Eropa mengatakan para peninjau pemilu melihat kotak suara yang sudah berisi, kekurangan kertas suara, dan mengatakan sebagian orang tidak diterima di TPS.

Para saksi juga mengatakan mereka melihat ribuan karung plastik dengan kertas-kertas suara yang ditimbun di halaman parkir di Kinshasa. Mereka mengatakan kertas suara tersebut beterbangan dan lainnya basah oleh hujan ketika karungnya pecah.

Seorang pejabat Komisi Pemilu Nasional Independen Kongo mengatakan kepada VOA laporan tersebut dibesar-besarkan.

Presiden Joseph Kabila turut sebagai calon untuk terpilih kembali dengan 10 capres saingan, 3 dari mereka telah menyerukan agar pemilu itu dibatalkan.

XS
SM
MD
LG