Tautan-tautan Akses

Pemerintah Malawi: Presiden Mutharika Pulang Hari Minggu


Presiden Malawi Arthur Peter Mutharika di stadion Kamuzu, Blantyre, 2 Juni 2014 (Foto: dok).

Presiden Malawi Arthur Peter Mutharika di stadion Kamuzu, Blantyre, 2 Juni 2014 (Foto: dok).

Selama 33 tahun pemerintahan Banda, tidak ada informasi tentang rencana perjalanan atau kapan ia akan pulang dari pertemuan di luar negeri. Banyak yang berspekulasi itu adalah cara yang ditempuhnya guna mencegah pemerintahannya digulingkan

Pemerintah Malawi mengumumkan bahwa Presiden Arthur Peter Mutharika akan pulang ke negara itu hari Minggu setelah selama berminggu-minggu menghadiri pertemuan kepala-kepala negara dan pemerintahan Majelis Umum PBB di New York bulan lalu.

Rakyat Malawi menuntut informasi mengenai kemana perginya presiden setelah pertemuan itu. Tuntutan disampaikan karena pemerintahan di Lilongwe menolak memberi informasi di mana presiden berada. Mereka tahu, semua pemimpin dunia yang menghadiri sidang PBB itu telah pulang ke negara masing-masing tetapi mengapa Mutharika belum kembali?

Khumbo Soko, sekretaris jenderal Masyarakat Hukum Malawi, mengatakan tuntutan rakyat akan informasi tentang keberadaan presiden adalah sah.

Menurut beberapa analis politik ketiadaan transparansi tentang keberadaan presiden bisa ditelusuri kembali ke pendiri negara itu, Hastings Kamuzu Banda.

Selama 33 tahun pemerintahan Banda, tidak ada informasi tentang rencana perjalanan atau kapan ia akan pulang dari pertemuan di luar negeri. Banyak yang berspekulasi itu adalah cara yang ditempuhnya guna mencegah pemerintahannya digulingkan.

Namun, menurut Soko, seruan akan kemungkinan amandemen konstitusi untuk menuntut transparansi, tidaklah tepat, karena peraturan konstitusi saat ini "cukup luas, benar-benar jelas bahwa mereka yang memerintah melakukan hal itu atas nama rakyat Malawi. Kewajiban untuk transparan, terbuka dan bertanggung jawab kepada rakyat Malawi jelas disebut dalam konstitusi." [ka]

XS
SM
MD
LG