Tautan-tautan Akses

Pemerintah Berencana Suntikkan Rp 54 Triliun untuk 24 BUMN


Pembangkit listrik di Jakarta (Foto: dok).

Pembangkit listrik di Jakarta (Foto: dok).

Sejumlah besar uang itu akan diberikan untuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang dapat menerima Rp 23,56 triliun untuk membangun lebih banyak pembangkit listrik.

Pemerintah berencana menyuntikkan modal Rp 53,98 triliun untuk 24 badan usaha milik negara tahun ini, menunggu persetujuan dari parlemen, menurut dokumen Kementerian Keuangan mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Negara-Perubahan 2016.

Dokumen tersebut, yang diunggah Kamis (2/6), menyebutkan bahwa sejumlah besar uang itu akan diberikan untuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang dapat menerima Rp 23,56 triliun untuk membangun lebih banyak pembangkit listrik.

BUMN lain termasuk PT Wijaya Karya.JK, PT Jasa Marga Tbk, PT Krakatau Steel Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk.

Tahun lalu, parlemen menolak rencana pemerintah untuk menyuntikkan Rp 40,43 triliun untuk 24 BUMN yang sama tahun 2016. Namun parlemen mengatakan pemerintah dapat mengusulkan rencana yang sama kembali dalam APBN-P jika ada alasan yang lebih kuat.

Secretaries perusahaan Wijaya Karya, Suradi, mengatakan kepada Reuters hari Rabu bahwa perusahaan konstruksi itu berencana melakukan penjualan saham baru (rights issue) jika parlemen menyetujui penyuntikan dana Rp 4 triliun.

Parlemen akan mengadakan sidang dengar pendapat mengenai revisi anggaran hari Kamis. Pembahasan mengenai anggaran biasanya berlangsung selama sebulan sebelum persetujuan. [hd]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG