Tautan-tautan Akses

Terminal III Bandara Soekarno-Hatta Siap Beroperasi Juni


Presiden Joko Widodo di Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. (Foto: Courtesy Setpres RI)

Presiden Joko Widodo di Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. (Foto: Courtesy Setpres RI)

Direktur Utama Angkasa Pura II mengatakan proses pembangunan terminal III bandara Soekarno-Hatta itu sudah mencapai 98 persen dan diharapkan selesai pada 26 Mei nanti.

Presiden Joko Widodo secara mendadak di luar jadwal mendatangi Terminal III Ultimate di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu sore (11/5).

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarmo, Direktur Garuda Arif Wibowo dan Direktur Angkasa Pura II Budi Karya yang sudah tiba lebih dulu di lokasi, ikut menemani presiden meninjau lapangan.

Kepada wartawan, Presiden mengatakan ingin secara langsung memastikan kesiapan terminal baru ini untuk bisa dioperasikan pada saat Lebaran nanti.

“Sebelum Lebaran kita harapkan sudah bisa dipakai. Oleh sebab itu saya ingin memastikan kesiapannya. Kalau melihat seperti ini saya kira insya Allah akan siap," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan.

Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya mengatakan proses pembangunan terminal III bandara Soekarno-Hatta itu sudah mencapai 98 persen dan diharapkan selesai pada 26 Mei nanti.

“Garuda masih memiliki waktu uji coba selama dua minggu. Kami akan mengusulkan kepada Presiden untuk diresmikan pada 15 Juni," ujar Budi.

Dari segi kapasitas, kondisi Bandara Soekarno-Hatta saat ini dinilai sangat kurang memadai. Untuk itu Presiden Jokowi mengatakan akan segera menginstruksikan Menteri BUMN untuk memulai pembangunan terminal berikutnya, begitu pembangunan Terminal III selesai.

Kebijakan serupa juga akan diterapkan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur bandara serupa di daerah-daerah lain.

“Saya kira sekarang semua bandara dan terminal kita bangun. Contohnya di Silangit yang sebelumnya tidak pernah dipakai. Setelah kita sampaikan bahwa terminal maksimal harus selesai Oktober. Robohkan, bangun. Runway-nya perpanjang! Saat itu saya perintahkan Dirut Garuda terbang kesana seminggu tiga kali. Ternyata sekarang sudah ada empat penerbangan ke sana selain Garuda”, ujar Presiden.

Selain itu, dinilai sudah saatnya menggiatkan juga pembangunan infrastruktur pendukung lain seperti kereta api yang akan menghubungkan bandara dengan kota.

“Ini masih dalam proses kalkulasi dan perhitungan. Termasuk di daerah-daerah seperti di Palembang, yang akan kita sambungkan dengan LRT (light rail transit) dari bandara ke kota. Di tempat lain pun juga sama. Angkutan massal itu akan kita dahulukan untuk membangun sebuah kota," ujar Presiden.

XS
SM
MD
LG