Tautan-tautan Akses

Pasukan Afghanistan Sita 10 Ton Bahan Peledak


Seorang warga Afghanistan memeriksa bekas bom bunuh diri di dekat bandara Jalalabad, Afghanistan (15/4). Pihak berwenang Afghanistan baru-baru ini menangkap lima militan pembawa 10 ton bahan peledak yang disembunyikan di bawah tumpukan kentang.

Seorang warga Afghanistan memeriksa bekas bom bunuh diri di dekat bandara Jalalabad, Afghanistan (15/4). Pihak berwenang Afghanistan baru-baru ini menangkap lima militan pembawa 10 ton bahan peledak yang disembunyikan di bawah tumpukan kentang.

Pasukan keamanan Afghanistan telah menahan lima pemberontak karena membawa 10 ton bahan peledak.

Menurut pihak berwenang, lima militan yang terdiri dari tiga warga Pakistan dan dua warga Afghanistan tersebut hendak menggunakan bahan peledak tersebut untuk serangan-serangan di ibukota, Kabul.

Juru bicara Direktorat Keamanan Nasional, Shafiqullah Tahiri, mengatakan akan banyak korban yang jatuh apabila bahan peledak tersebut digunakan. Menurut Tahiri, bahan peledak itu diangkut ke Afghanistan dari Pakistan dalam 400 kantong yang ditemukan di bawah tumpukan kentang dalam sebuah truk.

Para pejabat Afghanistan telah lama menuduh Pakistan menampung kelompok-kelompok pemberontak. Pakistan membantah mendukung atau memberikan perlindungan bagi pemberontak di wilayahnya.

Kota-kota di Afghanistan dan wilayah-wilayah diplomatik dan pemerintahan Kabul dilanda gelombang serangan hari Minggu. Taliban menyebut serangan tersebut sebagai awal dari ofensif musim semi.

Para pejabat Afghanistan dan Amerika menuduh jaringan Haqqani melakukan serangan-serangan itu. Haqqani adalah kelompok pemberontak yang bersekutu dengan Taliban dan al-Qaeda, dan oleh para pejabat Amerika dikatakan sebagai kekuatan militan paling berbahaya dalam perang Afghanistan.
XS
SM
MD
LG