Tautan-tautan Akses

Para Ilmuwan Mungkin Temukan Planet ke-9


Gambar simulasi komputer "Planet Kesembilan" dan letaknya terhadap matahari (di belakang) oleh tim California Institute of Technology di Pasadena, California (20/1).
Gambar simulasi komputer "Planet Kesembilan" dan letaknya terhadap matahari (di belakang) oleh tim California Institute of Technology di Pasadena, California (20/1).

Dua astronom AS yakin telah menemukan sebuah planet raksasa yang letaknya terlalu jauh untuk bisa dijangkau oleh gravitasi matahari.

Salah seorang ilmuwan yang bertanggungjawab atas demosi Pluto dan tidak lagi dianggap sebagai planet dalam sistem tata surya kita, kemungkinan telah menemukan pengganti planet itu.

Dua astronom dari California Institute of Technology, Mike Brown dan Konstantin Batygin telah mengolah sejumlah angka dan mengatakan mereka yakin telah menemukan sebuah planet raksasa yang letaknya terlalu jauh untuk bisa dijangkau oleh gravitasi matahari.

Para ilmuwan mengatakan mereka belum melihat planet itu tetapi telah menemukan bahwa ada sesuatu yang mereka sebut “planet nyentrik yang jauh” kini sedang mendorong sekelompok kecil obyek di dalam tata surya.

Para ilmuwan tahu – akibat dampak gravitasinya – planet ini sangat besar, sedikitnya 10 kali lebih besar dari bumi atau hampir sebesar Neptunus.

Planet ini belum diberi nama tetapi dikatakan bahwa planet itu bisa dilihat lewat teleskop dalam beberapa tahun mendatang. [em]

XS
SM
MD
LG