Tautan-tautan Akses

Panglima Militer AS di Afghanistan Desak Taliban Hentikan Pembunuhan Warga Sipil


Panglima Tertinggi Militer di Afghanistan, Jenderal John Allen di ibukota Kabul (4/2).

Panglima Tertinggi Militer di Afghanistan, Jenderal John Allen di ibukota Kabul (4/2).

Jenderal John Allen menyerukan kepada Taliban agar menghentikan pembunuhan terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah.

Panglima Tertinggi Militer di Afghanistan menanggapi data baru mengenai korban sipil, menyerukan kepada Taliban agar menghentikan pembunuhan terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah.

Jenderal John Allen mengatakan hari Sabtu, korban jiwa akibat serangan pemberontak “ sangat tinggi dan memerlukan perhatian dan tindakan langsung Mullah Omar.” Katanya juga, dia mengharapkan Taliban di Afghanistan akan “bertindak segera” kalau memang ada maksud untuk menghentikan pembunuhan.

Panglima Komando pasukan Bantuan Keamanan Internasional itu mengeluarkan pernyataan hari Sabtu, beberapa jam setelah laporan PBB mengatakan lebih dari 3.000 orang penduduk sipil tewas dalam konflik di Afghanistan tahun lalu. Laporan itu menyebut korban jiwa tahun 2011 adalah yang terburuk dalam perang sepuluh tahun.

Misi bantuan PBB di Afghanistan mengatakan, pemberontak bertanggung jawab atas 77 persen kematian penduduk sipil Afghanistan. Jumlah kematian itu yang disebabkan oleh pasukan pemerintah pimpinan NATO berkurang 4 persen, tapi tidak dijelaskan berapa jumlah yang tewas.

Hampir sepertiga penduduk tewas karena pemboman, termasuk ranjau-ranjau yang dipasang di jalan yang meledak karena terinjak orang atau kendaraan yang melanggar ranjau-ranjau itu.

Laporan PBB mengatakan, tahun ini adalah tahun kelima berturut-turut korban penduduk sipil di Afghanistan meningkat. Tahun 2011 jumlah korban sipil di Afghanistan meningkat 8 persen dari tahun 2010.

XS
SM
MD
LG