Tautan-tautan Akses

AS

Operasi Militer AS di Dunia Tak Terpengaruh oleh Kebuntuan Anggaran

  • Luis Ramirez

Para tentara AS yang bertugas di luar negeri, seperti di pangkalan udara Bagram di Afghanistan ini, penghentian operasi pemerintah tidak akan berpengaruh terhadap kegiatan mereka (foto: dok).

Para tentara AS yang bertugas di luar negeri, seperti di pangkalan udara Bagram di Afghanistan ini, penghentian operasi pemerintah tidak akan berpengaruh terhadap kegiatan mereka (foto: dok).

Departemen Pertahanan AS, termasuk salah satu badan pemerintah yang paling terpukul akibat penutupan sementara kegiatan pemerintah akibat gagalnya Kongres AS menyepakati RUU Anggaran.

Meskipun demikian, para pejabat Pentagon mengatakan bahwa operasi militer AS di seluruh dunia tidak terpengaruh oleh penutupan sebagian operasi pemerintah Amerika.

Sebagai akibat penutupan itu, kira-kira separuh dari 800.000 pegawai sipil yang bekerja di Departemen Pertahanan Amerika terpaksa dirumahkan atau furlough. Sebagian besar dari mereka adalah karyawan administrasi – tugasnya di belakang layar untuk memastikan penyediaan perbekalan dan pembayaran gaji bagi tentara.

Para pejabat Amerika mengatakan operasi dan latihan militer akan terus berjalan dan tidak terganggu. Hari Selasa (1/10) pagi, Departemen Pertahanan Amerika merilis rekaman video dari Presiden Barack Obama kepada 1,4 juta personil militer dan 800.000 karyawan sipil .

"Bagi para tentara berseragam, kalian tetap berstatus tugas normal. Ancaman terhadap keamanan nasional tidak berubah dan kami membutuhkan kalian untuk selalu siap dalam kondisi apapun. Operasi militer yang sedang berlangsung, seperti di Afghanistan, akan terus berlanjut," tegas Obama.

Presiden Obama juga menjamin bahwa tugas-tugas di Pentagon akan terus dibiayai seperti biasa, dan tentara tetap mendapatkan gaji.

"Jika kalian bertugas di medan tempur, kami akan memastikan kalian memperoleh apapun yang dibutuhkan untuk mensukseskan misi kalian. Kongres telah menyetujuinya dan saya akan menandatanganinya sebagai UU untuk memastikan kalian mendapat gaji tepat waktu, dan kami akan terus berusaha mengatasi dampak penutupan operasi pemerintah ini terhadap kalian dan keluarga kalian," papar Obama.

Meskipun Departemen Pertahanan tidak berencana menghentikan operasi pesawat tempur atau membawa pulang tentara atau kapal-kapal yang termasuk dalam misi utama, namun ada kekhawatiran tentang dampak panjang dari kebuntuan anggaran terhadap militer Amerika.

Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel, yang sedang berkunjung ke Asia, mengatakan pada wartawan bahwa sekutu dan para mitra mempertanyakan apakah Amerika dapat memenuhi komitmennya di wilayah tersebut.

"Saya mendapat pertanyaan dalam kunjungan saya di Korea Selatan. Ini berdampak terhadap hubungan kita di seluruh dunia dan langsung menjurus pada pertanyaan yang jelas: Apakah kita bisa bergantung pada Amerika sebagai mitra yang dapat diandalkan?" ujar Hagel.

Hagel mengatakan bahwa saat ini militer Amerika sedang berada dibawah awan gelap ketidakpastian dan belum tahu apa yang akan terjadi.
XS
SM
MD
LG