Tautan-tautan Akses

AS

Obama Umumkan Sanksi Baru terhadap Korea Utara


Presiden AS Barack Obama mengumumkan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara (foto: dok).

Presiden AS Barack Obama mengumumkan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara (foto: dok).

Presiden AS Barack Obama mengumumkan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara hari Kamis (1/1) pasca serangan peretasan terhadap Sony Pictures Entertainment akhir tahun lalu.

Sanksi-sanksi baru pemerintah AS itu menarget tiga entitas – termasuk badan intelijen utama Korea Utara – dan 10 orang. Departemen Keuangan AS mengatakan yang dikenai sanksi adalah badan atau pejabat pemerintah Korea Utara.

Sebuah pernyataan Depkeu mengatakan sanksi-sanksi baru itu akan memperberat sanksi yang telah dijatuhkan terhadap Korea Utara dengan melarang orang-orang tertentu memperoleh akses ke sistem keuangan AS, serta mencegah warga negara AS terlibat dengan Korea Utara.

Ketiga entitas itu termasuk badan intelijen utama Korea Utara Reconnaissance General Bureau; badan yang memperdagangkan senjata Korea Mining development Trading Corporation; dan badan riset ilmiah Korea Tangun Trading Corporation. Kesepuluh orang yang dikenai sanksi terkait langsung dengan salah satu dari ketiga entitas itu atau pemerintah Korea Utara.

Perintah eksekutif Presiden itu mengatakan sanksi-sanksi itu merupakan “respon atas aksi dan kebijakan pemerintah Korea Utara yang provokatif, mendestabilisasi dan represif, terutama aksi-aksi terkait dunia maya yang menghancurkan dan memaksakan kehendak.

Bulan Desember, Obama berjanji bahwa AS akan “merespon secara proporsional” terhadap peretasan sistem komputer di Sony terkait dengan perilisan film satir yang menggambarkan upaya pembunuhan terhadap pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

AS telah menjatuhkan sanksi-sanksi terhadap Korea Utara sejak tahun 1950.


XS
SM
MD
LG