Tautan-tautan Akses

Pemimpin Korea Utara Buka Kemungkinan Berunding dengan Korea Selatan


Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) saat mengunjungi makam kakeknya Kim Il Sung, dan ayahnya Kim Jong Il, di Istana Kumsusan (1/1).

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) saat mengunjungi makam kakeknya Kim Il Sung, dan ayahnya Kim Jong Il, di Istana Kumsusan (1/1).

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengimbau untuk memperbaiki hubungan antar kedua Korea sementara Pyongyang menghadapi kritikan tajam karena rekor HAM Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dalam pesan tahun barunya, hari Kamis (1/1), menyampaikan bahwa dia terbuka pada kemungkinan melakukan lebih banyak perundingan dengan Korea Selatan.

Tetapi, Kim menekankan, Korea Utara akan terus memperkuat militer negara itu, di tengah-tengah suasana tegang dan saling curiga, sementara pada waktu yang sama, berusaha meragamkan kegiatan ekonomi negara itu guna meningkatkan standar kehidupan bangsa.

Imbauan Kim untuk memperbaiki hubungan antar kedua Korea diserukan sementara Pyongyang menghadapi kritikan tajam karena rekor HAM Korea Utara.

Selain itu, hubungan dengan Washington memburuk berkenaan tuduhan bahwa Korea Utara melakukan peretasan terhadap perusahaan AS, Sony Pictures.

Korea Utara menyangkal tuduhan tersebut, tetapi menambahkan, peretasan itu mungkin dilancarkan oleh para pendukungnya di luar negeri. Kedua Korea belum mengadakan pertemuan puncak sejak tahun 2007, meskipun sejumlah pakar di Selatan, secara hati-hati, menyambut baik kemungkinan ditingkatkannya perundingan di jajaran bawah.

XS
SM
MD
LG