Tautan-tautan Akses

AS

Obama: Tahun 2013 Bukan Tahun Politik Terburuk


Presiden Obama menolak pernyataan beberapa analis politik bahwa tahun ini sebagai “tahun terburuk” dalam masa jabatannya dalam konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (20/12).

Presiden Obama menolak pernyataan beberapa analis politik bahwa tahun ini sebagai “tahun terburuk” dalam masa jabatannya dalam konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (20/12).

Presiden Obama mengatakan ia tidak beranggapan tahun ini sebagai “tahun terburuk” dalam masa jabatannya sebagaimana dinyatakan beberapa analis politik.

Dalam konferensi pers hari Jumat (20/12) Presiden Obama mengakui bahwa angka-angka dalam jajak pendapat rendah, tetapi menambahkan peringkatnya naik turun sepanjang karirnya. Ia mengatakan jika ia hanya tertarik pada jajak pendapat, sampai kapan pun ia tidak akan pernah mencalonkan diri untuk menjadi presiden.

Sebaliknya Presiden Obama mengatakan ia kini terfokus untuk “maju terus” dan menciptakan kesempatan lebih besar bagi warga Amerika.

Presiden Obama mengatakan meskipun ada “suka dukanya” dan “kekecewaan” serta banyak prakarsa legislasi pemerintahannya di Kongres tidak bergerak maju secepat yang diinginkannya, tetapi ia akan “tetap melanjutkannya”. Presiden Obama mencatat beberapa kemajuan di bidang-bidang tertentu seperti pendidikan, manufaktur dan energi.

Presiden Obama juga menunjukkan optimisme bahwa legislasi untuk mereformasi sistem imigrasi Amerika akan memperoleh kemajuan di DPR yang dikuasi faksi Republik tahun depan.

Terkait kontroversi tentang aktivitas pengintaian NSA yang terbongkar tahun ini, Presiden Obama mengatakan ia menanggapi isu itu dan keprihatinan privasi yang dikemukakan “secara sangat serius”. Ia mengatakan “diperlukan sebuah perdebatan untuk membahas hal ini” dan menambahkan ia akan membuat pernyataan tentang langkah ke depan pada bulan Januari, setelah mengevaluasi semua rekomendasi yang dibuat oleh panel independen.

Banyak yang menyatakan keprihatinan tentang pemantauan telepon di dalam dan luar Amerika yang demikian luas, namun Presiden Obama kembali membela hal itu dengan mengatakan program NSA dimulai sebagai upaya untuk mencegah terulangnya serangan teroris 11 September 2001.

Obama menambahkan adalah penting bagi pihak berwenang Amerika untuk bisa melacak teroris yang diketahui berada di luar Amerika dengan memonitor panggilan telepon mereka ke Amerika.
XS
SM
MD
LG