Tautan-tautan Akses

Nigeria Kukuhkan Kasus Ebola Akibat Kontak Sekunder dengan Korban


Menteri Kesehatan Onyebuchi Chukwu berbicara di depan Konferensi Pers mengenai merebaknya Ebola di Nigeria di kantornya di Abuja, 14/8/2014.

Menteri Kesehatan Onyebuchi Chukwu berbicara di depan Konferensi Pers mengenai merebaknya Ebola di Nigeria di kantornya di Abuja, 14/8/2014.

Menteri Kesehatan Nigeria telah mengukuhkan kasus pertama Ebola di negara itu pada orang-orang yang tidak memiliki kontak langsung dengan Patrick Sawyer, seorang Liberia-Amerika yang terinfeksi sekembalinya perjalanan ke Lagos dari Liberia.

Menteri Kesehatan Nigeria, Onyebuchi Chukwu mengatakan pasangan dari dua pasien Ebola yang memiliki kontak dengan Sawyer juga telah terinfeksi.

Chukwu mengatakan hari Jumat bahwa jumlah pasti orang yang terinfeksi di Nigeria meningkat menjadi 14. Dia mengatakan lima orang telah meninggal akibat virus tersebut.

Dalam perkembangan lain, Senegal menjadi negara di Afrika terakhir yang menutup perbatasannya dalam upaya mencegah penyebaran Ebola.

Negara itu mengumumkan akan menutup perbatasannya dengan Guinea dan melarang penerbangan dari negara-negara yang mengalami wabah Ebola di Afrika Barat.

Sejumlah negara, termasuk Afrika Selatan dan Kamerun, baru-baru ini memberlakukan larangan perjalanan .

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 1.350 orang telah meninggal akibat Ebola di Guinea, Liberia, Sierra Leone, dan Nigeria. Dikatakan, lebih dari 2.400 orang lainnya mungkin telah terinfeksi. Dalam jumpa pers hari Jumat, juru bicara WHO Fadela Chaib mengatakan badan kesehatan PBB itu kini mengerjakan “dokumen peta jalan” untuk memerangi virus itu. Dia mengatakan strategi itu akan memiliki rincian rencana untuk memerangi virus Ebola dalam enam sampai sembilan bulan ke depan.

XS
SM
MD
LG