Tautan-tautan Akses

Menlu Rusia Pertanyakan Legitimasi Pilpres Ukraina


Menlu Rusia Sergei Lavrov di Wina, Austria hari Selasa (6/5) mempertanyakan legitimasi pemilu presiden Ukraina akhir bulan ini.

Menlu Rusia Sergei Lavrov di Wina, Austria hari Selasa (6/5) mempertanyakan legitimasi pemilu presiden Ukraina akhir bulan ini.

Menlu Rusia Sergei Lavrov hari Selasa (6/5) meragukan legitimasi pemilu presiden Ukraina yang dijadwalkan berlangsung tanggal 25 Mei mendatang.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan itu di Wina hari Selasa (6/5) setelah sebuah pertemuan Dewan Eropa yang terfokus pada krisis di Ukraina. Ia mengatakan, sedikit di luar kebiasaan bila sebuah negara menyelenggarakan pemilu sementara militernya digunakan terhadap sebagian rakyatnya.

Komentar Lavrov muncul hanya satu hari setelah pertempuran antara pasukan keamanan Ukraina dan separatis pro-Rusia di kota Slovyansk, Ukraina Timur.

Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov mengatakan, Selasa, lebih dari 30 pemberontak dan empat tentara pemerintah tewas dalam pertempuran hari Senin di Slovyansk.

Kantor Berita Rusia, Interfax, mengutip seorang juru bicara pasukan pro-Rusia di Slovyansk mengatakan, 20 dari para pejuangnya tewas, Senin, dan puluhan warga sipil terluka.

Hari Selasa, Menteri LN Inggris William Hague, yang juga berada di Wina untuk mengikuti pertemuan Dewan Eropa itu, menuduh Rusia berusaha mencegah atau mengacaukan pemilu presiden Ukraina tanggal 25 Mei.

Presiden Perancis Francois Hollande memperingatkan, Selasa, akan ada kekacauan dan resiko perang saudara jika pemilu 25 Mei tidak diselenggarakan.

Secara terpisah, Selasa, pihak berwenang menghentikan penerbangan ke dalam dan ke luar pusat industri Donetsk di Ukraina timur. Tidak jelas mengapa penerbangan dihentikan dan berapa lama penghentian itu diberlakukan.

Dengan kekerasan yang meningkat di Ukraina, Sekjen PBB Ban Ki-moon telah mengatakan kepada Kantor Berita Perancis bahwa ia menawarkan diri sebagai mediator sebelum situasi di sana menimbulkan dampak yang tidak dapat dikendalikan lagi.
XS
SM
MD
LG