Tautan-tautan Akses

Ledakan Pompa Bensin di Ghana Tewaskan 150 Orang


Petuga pemadam kebakaran berusaha memadamkan sisa-sisa api di lokasi pompa bensin yang meledak di Accra, Ghana Kamis (4/6).

Petuga pemadam kebakaran berusaha memadamkan sisa-sisa api di lokasi pompa bensin yang meledak di Accra, Ghana Kamis (4/6).

Ledakan di pompa bensin di Accra, ibukota Ghana menewaskan sedikitnya 150 orang yang tengah berteduh di sana.

Presiden Ghana mengatakan korban tewas akibat ledakan di sebuah pompa bensin di ibukota itu dan banjir besar-besaran telah bertambah menjadi 150 orang.

Berbicara kepada wartawan Kamis malam (4/6), Presiden John Mahama mengumumkan negaranya berkabung selama tiga hari untuk menghormati para korban, dan bahwa pemerintah akan mengalokasikan sekitar US$12 juta untuk membantu operasi penyelamatan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Berbagai laporan dari tempat kejadian mengatakan ledakan dan kebakaran yang diakibatkannya terjadi di sebuah pompa bensin dan merambat ke gedung-gedung dekat Kwame Nkrumah Circle di Accra bagian tengah. Ledakan itu terjadi ketika puluhan orang sedang berteduh di pompa bensin itu dari hujan lebat.

Juru bicara pemadam kebakaran Billy Anaglate mengatakan ledakan itu disebabkan oleh kebakaran yang terjadi di bangunan didekatnya kemudian merambat ke pompa bensin itu dan bangunan lainnya.

Dia mengatakan ada banyak partikel bahan bakar di sekitar pompa bensin, kemudian bercampur dengan air, lalu air yang mengalir itu merambat dari pompa bensin itu ke tempat dimana ada api dan api menjalar dari sana.

Pejabat mengatakan rumah-rumah sakit setempat telah menerima jenazah sebanyak yang bisa diakomodasi. Pencarian lebih banyak korban terus berlangsung dan pejabat memperingatkan angka kematian tampaknya akan bertambah.

Gambar-gambar televisi dan foto di lokasi kejadian menunjukkan mayat-mayat dan kendaraan yang hangus dan aliran air di jalan-jalan di dekatnya.

Mahama telah mengunjungi tempat kejadian itu, bersama dengan walikota Accra dan seorang anggota parlemen.

Ia mengatakan banjir itu sebagian disebabkan oleh orang-orang yang membangun rumah dan bisnis di jalur air, sehingga menghambat sistem drainase kota itu. Dia mengatakan pemerintah harus mengambil beberapa tindakan, termasuk memindahkan beberapa bangunan itu, untuk mencegah bencana itu terulang kembali.

Accra telah dilanda hujan lebat selama dua hari yang telah membanjiri rumah-rumah, menyebabkan padamnya listrik, dan membuat beberapa jalan tidak bisa dilewati. Banjir juga menghambat operasi penyelamatan.

XS
SM
MD
LG