Tautan-tautan Akses

Taliban Menarget Perusahaan AS Dalam Ledakan di Kabul


Petugas keamanan Afghanistan memeriksa lokasi kejadian ledakan di Kabul (17/12). Taliban mengaku bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri atas perusahaan Amerika, Contrack, yang membangun fasilitas-fasilitas untuk pangkalan militer di negara itu.

Petugas keamanan Afghanistan memeriksa lokasi kejadian ledakan di Kabul (17/12). Taliban mengaku bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri atas perusahaan Amerika, Contrack, yang membangun fasilitas-fasilitas untuk pangkalan militer di negara itu.

Taliban Afghanistan mengaku bertanggung jawab atas ledakan di sebuah kompleks bangunan di Kabul yang dimiliki sebuah kontraktor militer Amerika.

Pihak berwenang mengatakan dua pekerja Afghanistan tewas dan sedikitnya 12 orang lainnya terluka dalam ledakan di ibukota, Senin (17/12).

Seorang jurubicara Taliban menyebut serangan itu pemboman bunuh diri yang menarget perusahaan Amerika yang menyediakan jasa keamanan bagi pasukan militer. Perusahaan itu, Contrack, membangun fasilitas-fasilitas untuk pangkalan-pangkalan militer di negara itu.

Dalam insiden terpisah, Senin (17/12), 10 anak perempuan - berusia 9 hingga 13 tahun - tewas di propinsi Nangarhar. Pihak berwenang mengatakan, anak-anak itu sedang mengumpulkan kayu bakar senin pagi sewaktu sebuah ranjau darat meledak.

Para pejabat meyakini ledakan itu berasal dari sebuah ranjau darat tua. Banyak ranjau sejenis ini masih tersembunyi di ladang-ladang dan daerah-daerah pedesaan setelah konflik puluhan tahun.

Jenderal John Allen, komandan pasukan Amerika di Afghanistan, menyatakan turut berduka cita kepada keluarga korban, dan mengatakan Afghanistan telah menjadi salah satu negara yang paling banyak dipasangi ranjau darat.
XS
SM
MD
LG