Tautan-tautan Akses

Ledakan di Afghanistan Tewaskan 3 Orang Pasca Kunjungan Menhan AS


Menhan AS Leon Panetta bersiap untuk memberikan sambutan di depan para tentara AS sebelum memasuki pesawatnya di bandara Kandahar, Afghanistan (13/12). Pembom bunuh diri menewaskan seorang tentara AS dan dua warga sipil Afghanistan beberapa jam setelah Menhan AS meninggalkan Kandahar, Kamis (13/12).

Menhan AS Leon Panetta bersiap untuk memberikan sambutan di depan para tentara AS sebelum memasuki pesawatnya di bandara Kandahar, Afghanistan (13/12). Pembom bunuh diri menewaskan seorang tentara AS dan dua warga sipil Afghanistan beberapa jam setelah Menhan AS meninggalkan Kandahar, Kamis (13/12).

Pembom bunuh diri menewaskan seorang tentara Amerika dan dua warga sipil Afghanistan, hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta meninggalkan daerah itu, Kamis (13/12).

Polisi Kandahar mengatakan pembom bunuh diri menarget konvoi koalisi yang memasuki bandara kota itu, Kamis (13/12). Taliban mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi hanya beberapa jam setelah Menhan AS Leon Panetta meninggalkan wilayah tersebut.

Menteri Pertahanan Amerika itu berada di Kandahar sebelumnya untuk berbicara dengan para pemimpin militer dan tentara, sebelum menuju Kabul untuk bertemu dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Tidak jelas apakah serangan itu terkait dengan kunjungan Menteri Panetta, yang tidak diumumkan sebelumnya.

Setelah pembicaraan dengan Karzai, Panetta mengatakan pemimpin Afghanistan itu telah menerima undangan Presiden Barack Obama untuk bertemu di Washington bulan depan guna membahas Afghanistan setelah 2014 ketika koalisi internasional pimpinan Amerika mengakhiri misi tempurnya.

Sebelum tiba di Afghanistan, Panetta memberitahu para wartawan Gedung Putih berharap akan memutuskan segera mengenai jumlah pasukan Amerika setelah penarikan mundur pasukan tempur internasional.

Kira-kira 68.000 tentara Amerika masih berada di negara itu. Para pejabat militer telah menghimbau untuk mempertahankan sekitar 15.000 tentara di Afghanistan, tetapi para pejabat Amerika lainnya menghendaki jumlah pasukan yang lebih kecil.
XS
SM
MD
LG