Tautan-tautan Akses

KPK Minta Rakyat Pilih Kandidat yang Jujur


Spanduk bertuliskan 'Pilih yang Jujur' di gedung KPK, Jakarta Selatan. (VOA/Iris Gera)
Spanduk bertuliskan 'Pilih yang Jujur' di gedung KPK, Jakarta Selatan. (VOA/Iris Gera)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan masyarakat Indonesia agar memilih calon wakil rakyat yang jujur.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak salah memberikan suara dalam pemilihan anggota legislatif 9 April, diantaranya melalui spanduk raksasa bertuliskan “Pilih yang Jujur” yang dipasang di gedung KPK, di Jakarta Selatan.

Usai pemasangan spanduk Selasa (8/4), Wakil Ketua KP, Adnan Panu Praja mengatakan ia berharap sosialisasi melalui spanduk raksasa itu berdampak positif bagi masyarakat.

“Kita melihat bahwa ada banyak informasi terkait money politic. Bentuknya bisa uang, bisa macam-macam dan kami juga mendapat informasi bahwa itu dilakukan oleh banyak calon,” ujarnya.

“Kita membuat spanduk raksasa ini untuk mengingatkan kepada para pemilih, bangsa Indonesia agar memilih yang jujur.”

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan KPK telah lama melakukan sejumlah kegiatan untuk mendorong masyarakat memilih kandidat yang jujur dan pro pemberantasan korupsi.

“KPK beberapa waktu yang lalu bersama-sama dengan Bawaslu, PPATK dan juga KPU membentuk gugus tugas berkaitan dengan bagaimana mewujudkan sebuah pemilu yang berintegritas. Tentu domain KPK adalah pengawasan apakah ada incumbent penyelenggara negara yang maju kembali itu ada menggunakan uang negarakah untuk kepentingan kampanye yang bersangkutan, atau juga menerima gratifikasi,” ujarnya.

“Pelaksanaan (pengawasan) itu akan dilakukan tidak hanya pada hari ini dan besok tapi tentu bisa juga sesudah pelaksanaan pileg, bisa juga di pilpres.”

Terkait dengan pemilihan anggota legislatif, KPK juga akan menyediakan fasilitas bagi 23 tahanan KPK untuk menggunakan hak suaranya melalui tempat pemungutan suara yang didirikan di gedung KPK.

Recommended

XS
SM
MD
LG