Tautan-tautan Akses

Khawatir Wabah MERS, Hong Kong Karantina 18 Orang


Virus MERS

Virus MERS

Pihak berwenang Hong Kong mengkarantina 18 teman seorang penumpang pesawat yang tiba di kota itu dan positif menderita MERS, atau Sindrom Pernafasan Timur Tengah.

Pihak berwenang Hong Kong hari Sabtu (30/5) mengatakan ke-18 orang itu dikarantina di resor Lady MacLehose Holiday Village, sebuah kawasan terpencil di Hong Kong, selama dua minggu. Mereka adalah penumpang ada yang pada dua baris depan dan belakang tempat duduk laki-laki yang menderita MERS itu, tetapi sejauh ini belum menunjukkan gejala MERS.

Tujuh belas penumpang lainnya kini dalam pemantauan medis.

Pihak berwenang Hong Kong mengatakan laki-laki Korea Selatan berusia 44 tahun itu terbang dari Seoul menuju Hong Kong hari Selasa (26/5) dan kemudian menuju ke daratan China dengan menggunakan bis. Ia adalah kasus MERS pertama di China dan dirawat di sebuah unit isolasi rumah sakit di bagian selatan China.

Virus yang berpotensi mematikan itu serupa dengan SARS, atau Sindrom Pernafasan Sangat Akut, yang merebak di Tiongkok tahun 2002.

Korea Selatan telah mendeteksi 15 kasus MERS.

Pihak berwenang Hong Kong telah meminta penumpang lain pesawat penerbangan Asiana Airlines 723 untuk mengontak mereka jika memiliki gejala MERS.

XS
SM
MD
LG