Tautan-tautan Akses

23 Tewas dalam Kerusuhan di Afrika Tengah


Mantan pemberontak Seleka terlibat bentrokan dengan milisi lokal di desa terpencil, Gaga di kawasan barat laut Afrika Tengah, Selasa (8/10).

Mantan pemberontak Seleka terlibat bentrokan dengan milisi lokal di desa terpencil, Gaga di kawasan barat laut Afrika Tengah, Selasa (8/10).

Bentrokan antara milisi setempat dan kelompok pemberontak yang telah dibubarkan, yang mendukung Presiden Republik Afrika Tengah telah menewaskan sedikitnya 23 orang, Selasa (8/10).

Beberapa pejabat keamanan dan saksi mata mengatakan pertempuran antara pihak milisi dan mantan pemberontak Seleka berkobar Selasa pagi di desa terpencil, Gaga di kawasan barat laut Republik Afrika Tengah (CAR) itu.

Tidak segera diperoleh kabar mengenai apa pemicu kerusuhan itu atau siapa yang memulai bentrokan tersebut. Pejabat militer CAR memberitahu VOA mantan pemberontak Seleka berhasil mengalahkan pihak milisi.

Bulan lalu, Presiden Republik Afrika Tengah Michel Djotodia mengumumkan ia telah membubarkan kelompok pemberontak Seleka yang membantunya merebut kekuasaan.

Bulan Maret Djotodia memimpin sebuah koalisi kelompok-kelompok bersenjata di bawah kelompok, Seleka yang sama untuk menggulingkan Presiden Francois Bozize dan mengakhiri 10 tahun kekuasaannya.

Namun, Seleka, sejak itu dipersalahkan karena bentrok dengan milisi-milisi saingan juga atas merebaknya pembunuhan, perampokan dan pencurian kendaraan.

CAR sejak lama mengalami serangkaian kudeta dan pemberontakan sejak memperoleh kemerdekaan dari Perancis tahun 1960.
XS
SM
MD
LG