Tautan-tautan Akses

Kelompok HAM Adukan Pelecehan LSM di Kenya


Peta wilayah Kenya (Foto: dok).

Peta wilayah Kenya (Foto: dok).

Sekelompok organisasi HAM mengritik Nairobi karena membekukan rekening bank organisasi Haki Africa dan Muslims for Human Rights (MUHURI).

Sekelompok organisasi HAM, termasuk di antaranya Human Rights Watch, Amnesty International dan National Civil Society Congress Kenya, telah mengadu kepada pemerintah Kenya mengenai “pelecehan dan intimidasi” terhadap organisasi-organisasi non-pemerintah.

Dalam suatu pernyataan yang dilansir Kamis, kelompok tersebut mengritik Nairobi karena membekukan rekening bank organisasi Haki Africa dan Muslims for Human Rights (MUHURI). Menurut pernyataan itu, Kenya telah menempatkan kedua organisasi itu dalam daftar resmi tersangka pendukung terorisme.

Disebutkan juga bahwa badan nasional pengatur LSM membatalkan registrasi kedua organisasi itu pada 28 Mei lalu, dengan alasan mereka melaporkan penghasilan lebih rendah daripada yang sebenarnya.

Tetapi organisasi-organisasi HAM tersebut membantah hal itu, dengan menyatakan Haki Africa dan MUHURI beroperasi terbuka sebagaimana organisasi-organisasi lainnya, dan secara konsisten melaporkan pajak dan mengunggah hasilnya di situs mereka.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan kedua kelompok yang berbasis di Mombasa itu telah “secara konsisten mendokumentasikan pelanggaran HAM” di kawasan pesisir Kenya dan juga melontarkan tuduhan bahwa badan-badan keamanan terlibat dalam pembunuhan terhadap ulama Muslim dan mereka yang diduga tersangka teroris.

“Daripada mencurahkan waktu dan sumber daya untuk menarget kedua LSM itu, pihak berwenang Kenya seharusnya memusatkan perhatian untuk menangani isu yang mereka angkat,” kata direktur kawasan Afrika Timur Amnesty International Muthoni Wanyeki.

Dewan yang menangani Korupsi LSM Kenya belum memberikan tanggapan terbuka.

XS
SM
MD
LG