Tautan-tautan Akses

Kalau Terpilih, Trump akan Batalkan 'Konsesi' kepada Rejim Castro


Calon presiden dari partai Republik Amerika, Donald Trump di Hotel "New Trump International", Washington, 16 September 2016 (AP Photo/Manuel Balce Ceneta).

Calon presiden dari partai Republik Amerika, Donald Trump di Hotel "New Trump International", Washington, 16 September 2016 (AP Photo/Manuel Balce Ceneta).

Donald Trump, mengatakan kalau ia terpilih, ia akan membatalkan semua “konsesi” yang dilakukan oleh Presiden Barack Obama dalam usaha untuk menormalisasi hubungan dengan Kuba, kecuali kalau Kuba memenuhi tuntutan tertentu.

Calon presiden dari partai Republik Amerika, Donald Trump, mengatakan kalau ia terpilih, ia akan membatalkan semua “konsesi” yang dilakukan oleh Presiden Barack Obama dalam usaha untuk menormalisasi hubungan dengan Kuba, kecuali kalau Kuba memenuhi tuntutan tertentu.

“Tuntutan ini antara lain kebebasan beragama dan politik bagi rakyat Kuba dan pembebasan tahanan politik,” kata Trump di Miami, Jumat (16/9), di mana banyak terdapat penduduk keturunan Kuba.

Milyarder real estate itu mengatakan "kita akan mendukung rakyat Kuba dalam perjuangan mereka melawan penindasan komunis. Kita berada di pihak yang benar. Bangsa yang agung. Mereka adalah bangsa yang agung. Persetujuan presiden Obama yang berat sebelah dengan Kuba hanya menguntungkan rejim Castro.”

Pada waktu lalu, Trump telah mengatakan ia mendukung normalisasi hubungan, tetapi lebih menyukai persetujuan yang lebih baik. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG