Tautan-tautan Akses

AS

Kesehatan Clinton Membaik; Trump Kelebihan Berat Badan


Kandidat presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton dalam kampanye di Charlotte, North Carolina (8/9).

Kandidat presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton dalam kampanye di Charlotte, North Carolina (8/9).

Trump juga diketahui minum obat statin untuk menurunkan kolesterolnya yang tinggi.

Dokter yang memeriksa Hillary Clinton mengatakan calon presiden AS dari Partai Demokrat itu telah sembuh dari penyakit pneumonia atau radang paru-paru dan tetap "layak untuk menjadi presiden Amerika."

Dalam sebuah surat yang dirilis Rabu (14/9) oleh kampanye Clinton, dokternya, Lisa Bardack, mengatakan mantan menteri luar negeri itu menjalani pemeriksaan paru-paru yang menunjukkan bahwa dia mengidap pneumonia ringan dan tidak menular."

Bardack menambahkan, "Clinton sedang memulihkan diri dengan obat antibiotik dan istirahat."

Clinton berencana untuk melanjutkan kampanye hari Kamis. Penyakitnya menjadi kabar penting setelah dia meninggalkan upacara peringatan 11 September di New York City dan tampak dalam rekaman video dia hampir jatuh ketika akan masuk ke mobilnya.

Kejadian itu menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan Clinton dan memberi angin pada saingannya Donald Trump dari Partai Republik, yang telah sering mempertanyakan apakah Clinton memiliki daya tahan untuk menjadi panglima tertinggi.

Surat Bardack mengatakan penyakit Clinton berasal dari alergi musiman yang berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan.

Sementara itu, Trump mengatakan, dia seperti banyak orang Amerika lainnya ingin menurunkan berat badan.

Dia mengatakan kepada Dr. Mehmet Oz pada hari Rabu saat merekam acara televisi bahwa ia ingin mengurangi berat badan 7 sampai 9 kilogram. Trump, yang tingginya 190 sentimeter berbobot 107 kilogram, yang berarti kelebihan berat badan menurut standar kesehatan Amerika.

Acara televisi itu baru akan disiarkan hari Kamis.

Pihak kampanye mengatakan Trump menyerahkan kepada Dr. Oz ringkasan satu halaman mengenai pemeriksaan fisiknya pekan lalu. Informasi lebih lanjut tentang kesehatannya akan diumumkan Kamis.

Trump juga diketahui minum obat statin untuk menurunkan kolesterolnya yang tinggi.

Jika Trump yang berusia 70 tahun itu memenangkan pemilu tanggal 8 November, dia akan menjadi presiden Amerika tertua. Sementara itu Clinton, yang berumur 69 tahun, akan menjadi presiden tertua nomor dua jika dia menang, dan menjadi presiden perempuan pertama Amerika pada hari pelantikan akhir Januari. [sp/isa]

XS
SM
MD
LG