Tautan-tautan Akses

Jumlah Korban Tewas di Nepal Lampaui 6.000 Jiwa


Anak-anak Nepal menutup hidung mereka saat berjalan melalui puing-puing yang menutupi sebuah jenazah di tepi kota Chautara, sekitar 80 kilometer dari Kathmandu (30/4).

Anak-anak Nepal menutup hidung mereka saat berjalan melalui puing-puing yang menutupi sebuah jenazah di tepi kota Chautara, sekitar 80 kilometer dari Kathmandu (30/4).

Korban tewas akibat gempa bumi di Nepal terus meningkat, melebihi 6.200 orang pada hari Jumat. Angka ini diperkirakan akan meningkat karena tim SAR dari seluruh dunia menemukan mayat di reruntuhan akibat gempa 25 April.

Pemerintah Nepal memberikan $1.000 bagi keluarga-keluarga yang kehilangan anggota mereka, ditambah $400 untuk biaya pemakaman

Sementara itu, para petugas SAR di Nepal hari Kamis mengeluarkan dua orang yang masih hidup dari reruntuhan akibat gempa bumi dahsyat itu.

Sambutan meriah terdengar di ibukota Nepal, Kathmandu, ketika petugas SAR mengangkat seorang remaja putra yang berusia 15 tahun dari wisma tamu yang hancur. Beberapa jam kemudian, seorang pekerja dapur hotel, seorang perempuan yang berusia 30-an, juga diselamatkan.

Pemba Tamang dalam sebuah ambulans setelah diselamatkan oleh polisi Nepal dan petugas penyelamat dari AS (30/4).

Pemba Tamang dalam sebuah ambulans setelah diselamatkan oleh polisi Nepal dan petugas penyelamat dari AS (30/4).

Tim SAR dari seluruh dunia terus menggali puing-puing dan organisasi bantuan bekerja untuk mengantar bahan perbekalan yang sangat dibutuhkan kepada orang-orang yang selamat.

Wartawan VOA Steve Herman berkunjung ke desa Majigaon, sebelah timur-laut Kathmandu, dimana ia mengatakan orang menghadapi kehancuran setiap bangunan, serta hilangnya sangat banyak ternak mereka. Ia mengatakan mereka juga tidak memperoleh banyak bantuan dari luar.‚Äč

XS
SM
MD
LG