Tautan-tautan Akses

Inggris dan Rusia Perbaiki Hubungan Bilateral


Perdana Menteri David Cameron saat sesi tanya jawab setelah pidatonya di Peking University pada hari Rabu, sebelum ia menuju Seoul untuk KTT G-20.

Perdana Menteri David Cameron saat sesi tanya jawab setelah pidatonya di Peking University pada hari Rabu, sebelum ia menuju Seoul untuk KTT G-20.

PM Inggris David Cameron bertemu dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev di sela-sela KTT G-20. Cameron mengumumkan rencananya mengunjungi Rusia tahun depan.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan ia akan melakukan kunjungan resmi pertama ke Rusia tahun depan dalam usaha untuk memperkokoh hubungan bilateral yang rapuh antarkedua negara.

Cameron dan sejawatnya dari Rusia, Dmitry Medvedev, membuat pengumuman tersebut pada hari Kamis menyusul pembicaraan di sela-sela KTT G-20 di ibukota Korea Selatan, Seoul. Kedua pemimpin mengatakan mereka membahas masalah-masalah keamanan di Semenanjung Korea dan program nuklir Iran.

Medvedev mengatakan kedua negara belakangan ini bekerjasama erat dalam sejumlah isu.

Ketegangan antara Rusia dan Inggris sempat meningkat, menyusul kasus pembunuhan dengan racun terhadap seorang mantan mata-mata KGB Alexander Litvinenko di London empat tahun lalu.

London ingin Moskow mengekstradisi mantan politisi Andrei Lugovoi, yang bekas mata-mata KGB, karena ia merupakan tersangka utama dalam kasus pembunuhan pada tahun 2006 itu. Moskow menolak tuduhan tersebut.

Kedua negara juga berselisih pendapat mengenai sikap Rusia menyangkut Georgia, dan dukungan Moskow terhadap Abkhazia and Ossetia Selatan, provinsi-provinsi Georgia yang memisahkan diri.

XS
SM
MD
LG