Tautan-tautan Akses

India Tarik dari Peredaran Mata Uang Bernilai Paling Tinggi


Lembar uang India senilai 500 rupee (Foto: ilustrasi) Pemerintah India mulai menarik mata uang 500 dan 1.000 rupee dari peredaran, 8 November 2016.

Lembar uang India senilai 500 rupee (Foto: ilustrasi) Pemerintah India mulai menarik mata uang 500 dan 1.000 rupee dari peredaran, 8 November 2016.

Sejak Selasa tengah malam, semua mata uang 500 dan 1.000 rupee tidak mempunyai nilai tunai. Rakyat yang memegang mata uang yang ditarik itu dapat mendepositokannya di bank-bank dan tabungan kantor-pos sebelum akhir tahun ini.

Rakyat India bangun Rabu pagi (9/11) dan kebingungan mendapati bahwa bank-bank dan ATM masih tutup setelah pemerintah menarik dari peredaran mata-uang yang bernilai paling tinggi malam sebelumnya untuk menghentikan pencucian uang di negara tersebut di mana banyak kaum miskin dan golongan menengah masih bergantung terutama pada uang tunai.

Para penjual sayur di pinggir jalan, kios-kios yang menjual biskuit dan teh, toko-toko kecil yang menjual makanan dan minuman, semuanya melihat penurunan tajam jumlah pembeli hari Rabu, pada hari Perdana Menteri Narendra Modi mengeluarkan pengumuman mengejutkan itu melalui televisi.

Sejak Selasa tengah malam, semua mata uang 500 dan 1.000 rupee tidak mempunyai nilai tunai. Rakyat yang memegang mata uang yang ditarik itu dapat mendepositokannya di bank-bank dan tabungan kantor-pos sebelum akhir tahun ini. Tetapi siapapun yang mendepositokan sejumlah besar uang mungkin akan mengundang perhatian yang tidak menyenangkan dari pihak berwenang perpajakan India.

Menteri Keuangan Arun Jaitley mengatakan kepada televisi pemerintah Doordarshan, bahwa kalau uang yang didepositokan di bank-bank adalah illegal, deposan tersebut akan menghadapi “masalah.”Bank-bank dan ATM kemungkinan juga akan tetap tutup hari Kamis untuk bersiap-siap melayani luapan orang yang bergegas mendepositokan mata-uang 500 dan 1000 rupee mereka dalam waktu seminggu. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG