Tautan-tautan Akses

AS

Ilmuwan NASA Peringatkan Etika Perjalanan Antariksa


Sekelompok ilmuwan NASA mendesak agar tidak mengirim astronot ke antariksa lebih dari 30 hari tanpa mematuhi standar kesehatan (foto: ilustrasi).

Sekelompok ilmuwan NASA mendesak agar tidak mengirim astronot ke antariksa lebih dari 30 hari tanpa mematuhi standar kesehatan (foto: ilustrasi).

Sekelompok ilmuwan NASA mengatakan Kamis (3/4), tanpa mematuhi persyaratan keselamatan minimum, setiap misi antariksa menjadi berbahaya bagi para astronot.

Badan antariksa Amerika - NASA pada akhirnya berencana mengirim manusia ke asteroid dan Mars. Tetapi sekelompok ilmuwan terkemuka Amerika mengatakan, kini setiap misi antariksa menjadi terlalu berbahaya, berdasarkan persyaratan keselamatan minimum NASA. Kemampuan teknik dan pemahaman tentang efek jangka panjang dari paparan radiasi kosmik tidak akan mencapai kemajuan yang cukup dalam lima tahun ke depan untuk mengubah penilaian itu.

Setelah studi perjalanan ruang antariksa jangka lama, yang disponsori oleh NASA, panel ilmuwan dari National Academy of Sciences mengatakan NASA harus mempertimbangkan etika ketika merancang standar misi-misi jangka panjang untuk masa depan.

Dalam sebuah surat terbuka, mereka mengatakan NASA seharusnya tidak mengirim manusia untuk perjalanan luar orbit rendah Bumi yang berlangsung lebih dari 30 hari tanpa mematuhi standar kesehatan yang ada, dan aturan hanya boleh dilanggar dalam kondisi-kondisi langka dan sederhana.

Mereka menyajikan enam prinsip yang menyangkut etika perjalanan antariksa yang harus dipatuhi.

Pertama-tama di antaranya; mencegah kerugian bagi astronot, dari gangguan penglihatan, kehilangan mineral tulang, paparan radiasi dan dampak psikologis dari perjalanan antariksa jangka panjang.

Juga, misi-misi antariksa itu harus memberi manfaat bagi masyarakat sambil menyeimbangkan potensi manfaat dengan risiko bahayanya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG