Tautan-tautan Akses

Humor Seputar Penutupan Parsial Pemerintah AS

  • Michael Lipin

Presiden Obama dan Jay Lenno berbincang saat jeda untuk penayangan iklan dalam program “The Tonight Show with Jay Leno” di Los Angeles, 6 Agustus 2013 (Foto: dok).

Presiden Obama dan Jay Lenno berbincang saat jeda untuk penayangan iklan dalam program “The Tonight Show with Jay Leno” di Los Angeles, 6 Agustus 2013 (Foto: dok).

Komedian televisi Amerika gemar mencemooh politisi Amerika yang saling berselisih dan melumpuhkan proses pengambilan keputusan secara nasional.

Penghentian operasi pemerintah telah memberikan amunisi bagi sebagian besar komedian televisi populer Amerika terhadap salah satu target favorit mereka: Partai Republik. Ketika perselisihan memicu penghentian sebagian operasi pemerintah pekan lalu, komedian televisi Amerika semakin menjadi-jadi melontarkan lelucon.

Dalam sebuah video di YouTube yang diunggah oleh program “The Daily Show with Jon Stewart” dari saluran televisi Comedy Central, pembawa acaranya mencemooh anggota kongres dari Partai Republik Todd Rokita karena menentang Undang-undang Layanan Kesehatan yang diajukan Presiden Barack Obama.



Dalam sebuah video lain di YouTube, Stephen Colbert dari program “The Colbert Report” di Comedy Central melihat ironi dalam kecaman Senator Republik Lindsey Graham terhadap presiden.

Bukan hanya pihak konservatif yang dicemooh. Dalam sebuah video YouTube yang menampilkan acara “Late Night with Jimmy Fallon” di saluran NBC, komedian Fallon mengatakan sulit untuk bersimpati kepada ribuan pegawai negeri yang dirumahkan.

Dan dalam sebuah video acara “The Tonight Show With Jay Leno” di NBC yang dimuat di YouTube, komedian veteran itu mengatakan ada banyak tempat yang bisa dikunjungi turis, selain monumen nasional yang ditutup oleh pemerintah.
XS
SM
MD
LG