Tautan-tautan Akses

AS

Harvard, MIT Dituntut Karena Dianggap Abaikan Kelompok Tunarungu


Seorang lulusan Harvard University bersiap mengikuti upacara kelulusan di kampus tersebut.

Seorang lulusan Harvard University bersiap mengikuti upacara kelulusan di kampus tersebut.

Rekaman video dan audio daring yang diunggah Harvard dan MIT tidak dapat digunakan kelompok tunarungu karena tidak memiliki teks atau teksnya buruk sehingga tidak dapat digunakan.

Sebuah kelompok advokasi untuk kaum tunarungu pada Kamis (12/2) menuntut Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT), dengan mengatakan bahwa sekolah-sekolah elit itu telah melanggar hukum karena mengunggah rekaman video dan audio daring untuk penggunaan publik yang tidak memiliki teks yang akurat.

Dua tuntutan itu menyatakan bahwa Harvard dan MIT mengatakan rekaman web itu diniatkan untuk memberi publik akses gratis terhadap kedua sekolah tersebut, namun tidak dapat digunakan oleh orang-orang dengan kesulitan pendengaran karena tidak memiliki teks atau teksnya buruk sehingga tidak dapat digunakan.

"Harvard telah mengabaikan akses terhadap konten ini terhadap sekitar 48 juta orang, hampir satu diantara lima orang, Amerika yang tunarungu atau mengalami kesulitan pendengaran," menurut dokumen penggugat, yang termasuk Asosiasi Tunarungu Nasional, yang diberikan pada Pengadilan Distrik Boston.

Gugatan terpisah ditujukan terhadap MIT menggunakan bahasa yang sama. Keduanya menggunakan status class-action atau gugatan kelompok.

Gugatan terhadap sekolah-sekolah di Cambridge, Massachusetts itu menyatakan mereka melanggar aturan disabilitas karena gagal memberi teks pada program tersebut dan memerintahkan sekolah-sekolah untuk memberikan teks yang akurat.

Penggugat mengutip video Presiden Barack Obama mengunjungi MIT pada 2009 yang menulis teks kata-kata Obama "go down on the solar cell" sebagai "go down on dollars OK."

Kedua sekolah tersebut belum memberikan komentar.

XS
SM
MD
LG