Tautan-tautan Akses

AS

55 Kampus di AS Hadapi Penyelidikan Serangan Seksual


Kampus Harvard University, salah satu dari 55 universitas di AS yang menghadapi penyelidikan atas kasus serangan seksual. (Foto: Ilustrasi)

Gedung Putih mengatakan satu dari lima mahasiswi telah diserang, mendorong upaya pemerintah untuk meningkatkan keterbukaan mengenai isu kekerasan seksual di dan sekitar kampus.

Dari universitas negeri besar sampai kampus kecil dan yang termasuk dalam daftar bergengsi Ivy League, 55 kampus di seluruh Amerika menghadapi penyelidikan federal atas cara mereka menangani tuduhan kekerasan seksual oleh para mahasiswa.

Untuk pertama kalinya, Departemen Pendidikan mengungkapkan daftar kampus yang diselidiki Kamis (1/5), meski tidak ada rincian mengenai pengaduan, seiring upaya pemerintahan Obama untuk meningkatkan keterbukaan mengenai isu kekerasan seksual di dan sekitar kampus di negara itu.

Kampus-kampus itu berkisar dari universitas negeri, termasuk Ohio State, University of California, Berkeley dan Arizona State, sampai universitas swasta termasuk Knox College di Illinois, Swarthmore College di Pennsylvania dan Catholic University of America di District of Columbia. Kampus-kampus Ivy League termasuk Harvard, Princeton dan Dartmouth juga termasuk dalam daftar.

Pemerintah menekankan daftar tersebut adalah untuk penyelidikan berdasarkan pengaduan, bukan penghakiman. Menteri Pendidikan Arne Duncan mengatakan jelas dugaan tidak bersalah sama sekali.

Beberapa kasus yang diketahui misalnya di University of Michigan di Ann Arbor, yang melibatkan dugaan kesalahan penanganan dalam masalah yang melibatkan pemain sepakbola. Pengaduan dilakukan oleh sebuah kelompok mahasiswa/i yang mempertanyakan adanya jeda setahun dari insiden yang diduga merupakan kekerasan seksual dengan pemecatan atlet Brendan Gibbons.

Sebagian besar universitas yang ada dalam penyelidikan menolak berbicara mengenai rincian kasus.

Beberapa penyelidikan kembali ke 2010. Tiga universitas -- Michigan State, Wittenberg di Ohio dan Southern Methodist di Texas — menghadapi lebih dari satu kasus.

Upaya pemerintahan Obama untuk membawa perhatian pada masalah serangan seksual tidak terbatas pada universitas.

Secara terpisah pada Kamis, Departemen Pertahanan atau Pentagon mengatakan laporan-laporan serangan oleh anggota militer telah naik 50 persen sejak awal kampanye untuk mendorong lebih banyak korban untuk terbuka. Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengatakan ia memerintahkan enam inisiatif untuk menangani serangan seksual, termasuk upaya untuk mendorong korban pria berbicara.

Investigasi di kampus-kampus dilakukan berdasarkan undang-undang yang melarang diskriminasi gender di kampus yang menerima dana federal. Aturan yang sama menjamin perempuan mendapatkan akses yang sama atas olahraga, dan mengatur cara penanganan kekerasan seksual serta semakin sering digunakan oleh para korban yang mengatakan sekolah gagal melindungi mereka.

Sekitar setengah dari semua negara bagian memiliki kampus yang sedang diselidiki.
Massachusetts memiliki enam, termasuk Harvard College.

Mahasiswa/i Harvard mengajukan gugatan resmi pada akhir Maret karena menganggap pihak kampus tidak segera menanggapi laporan kekerasan seksual, bahwa mahasiswa/i terpapar lingkungan yang keras secara seksual, dan bahwa dalam beberapa kasus korban kekerasan dipaksa tinggal di gedung yang sama dengan tersangka penyerangnya.

Gedung Putih mengatakan satu dari lima mahasiswi telah diserang. Presiden Barack Obama telah menunjuk satuan tugas beranggotakan anggota Kabinet untuk mengkaji isu tersebut setelah mendengar pengaduan mengenai perlakuan buruk kampus terhadap korban pemerkosaan dan disembunyikannya kejahatan tersebut.

Sebuah laman telah dibuat dengan alamat notalone.gov, menawarkan sumber daya bagi korban dan informasi mengenai tindakan-tindakan penanganan di kampus. (AP)
XS
SM
MD
LG