Tautan-tautan Akses

Haiti Terpaksa Tunda Pemilu Setelah Dilanda Badai


Suasana di wilayah Jeremie, Haiti pasca hantaman badai Matthew, 5 Oktober 2016 (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins).

Suasana di wilayah Jeremie, Haiti pasca hantaman badai Matthew, 5 Oktober 2016 (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins).

Leopold Berlanger, ketua Dewan Pemilu Sementara Haiti, mengatakan, ia akan mengumumkan tanggal pemilu baru sebelum Rabu Minggu depan, setelah berkoordinasi dengan para kandidat dan pemantau pemilu.

Pihak berwenang di Haiti, Rabu (5/10) mengumumkan pemilu yang dijadwalkan akan berlangsung hari Minggu (9/10) di negara itu, terpaksa dibatalkan setelah badai Matthew menyebabkan desa-desa hancur dan ratusan ribu orang mengungsi.

Terakhir kalinya Haiti berusaha menyelenggarakan pemilu, pada tahun 2015, dibatalkan karena meluasnya kekerasan dan insiden kecurangan suara.

Pemberitahuan mengenai penundaan pada hari Rabu telah diperkirakan banyak orang di Haiti, setelah badai berkategori empat menyapu negara miskin itu. Tetapi sebagian masih mengritik pemerintah karena tidak menetapkan tanggal pemilu baru.

Leopold Berlanger, ketua Dewan Pemilu Sementara Haiti, mengatakan, ia akan mengumumkan tanggal pemilu baru sebelum Rabu Minggu depan, setelah berkoordinasi dengan para kandidat dan pemantau pemilu.

Ia mengatakan pihaknya bersolidaritas dengan para korban dan tidak akan membiarkan mereka tidak ikut dalam proses pemilu. Negara wajib memprioritaskan para korban, lanjutnya.

Namun sebelum dapat menetapkan tanggal baru, Berlanger mengatakan organisasinya harus menghitung lebih dulu kerusakan yang disebabkan badai Matthew.

Sejauh ini, sedikitnya 10 orang dikukuhkan tewas akibat badai tersebut. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG