Tautan-tautan Akses

Badai Matthew Hantam Karibia


Lalu lintas kendaraan di pusat kota Kingston, Jamaika, saat diguyur hujan lebat, 2 Oktober 2016 (AP Photo/Collin Reid).

Lalu lintas kendaraan di pusat kota Kingston, Jamaika, saat diguyur hujan lebat, 2 Oktober 2016 (AP Photo/Collin Reid).

Jamaika dan Haiti terus mendorong rakyat mereka yang tinggal di kawasan-kawasan yang rawan serangan badai Matthew untuk mengungsi ke kawasan-kawasan yang lebih aman.

Peringatan badai diberlakukan di Jamaika dan Haiti dan beberapa bagian Kuba dan Bahama saat Badai Matthew mulai bergerak melintasi Karibia.

Pusat Badai Nasional Amerika Serikat mengatakan, Matthew akan mendekati Jamaika Senin malam dan Kuba bagian timur pada Selasa.

Jamaika dan Haiti terus mendorong rakyat mereka yang tinggal di kawasan-kawasan yang rawan serangan badai Matthew untuk mengungsi ke kawasan-kawasan yang lebih aman.

Menteri Luar Negeri Haiti, Francois Anick Joseph, mengatakan, para pejabat sangat khawatir mengenai situasi tersebut, dan mengatakan bahwa 1300 tempat penampungan telah dibangun untuk membantu ratusan ribu orang. Ia mengatakan, “Kami ingin semua orang tahu bahwa ancaman ini nyata.”

Namun, hampir 2.000 orang masih menolak meninggalkan rumah mereka dan menteri itu mengatakan, pemerintah siap menggunakan kekerasan jika perlu. Haiti masih sibuk mengevakuasi penduduknya dari pulau-pulau pasir di lepas pantai selatannya yang terekspos badai itu.

Matthew merupakan badai terkuat yang pernah melintasi Samudera Atlantik sejak Felix pada 2007, Dengan kecepatan angin maksimum 230 kilometer per jam, Mathhew diperkirakan akan tetap tergolong badai kuat sewaktu menghantam beberapa bagian di kawasan Karibia selama beberapa hari mendatang.

Sementara itu, ratusan orang dievakuasi lewat udara di pangkalan angkatan laut AS di Teluk Guantanamo sewaktu Matthew bergerak menuju Kuba, Haiti dan Jamaika.

Angkatan Laut AS mengatakan, mereka yang tinggal di kawasan itu dan di pusat penahanan militer di ujung timur pulau Kuba dianjurkan untuk berlindung dan evakuasi wajib diberlakukan bagi pegawai yang tergolong tidak penting. Ini termasuk 700 anggota keluarga personel militer. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG