Tautan-tautan Akses

Gunung Sinabung Meletus Lagi, Ribuan Warga Dievakuasi


Murid-murid sekolah di desa Berastepu, Karo, melakukan senam pagi dengan latar belakang Gunung Sinabung yang mengeluarkan abu (7/11). (Reuters/Tarmizy Harva)

Murid-murid sekolah di desa Berastepu, Karo, melakukan senam pagi dengan latar belakang Gunung Sinabung yang mengeluarkan abu (7/11). (Reuters/Tarmizy Harva)

Sejak pihak berwenang menetapkan status waspada pada 3 November, sudah ada lebih dari 40 letusan dari Gunung Sinabung.

Gunung Sinabung di kabupaten Karo, Sumatera Utara telah meletus kembali, menyemburkan abu vulkanik yang mencapai ketinggian 7 kilometer.

Sekitar 5.500 orang saat ini ditampung di pusat-pusat evakuasi.

Seorang warga bernama Replika Sitepu mengatakan ia tinggal di tempat penampungan pada malam hari, namun kembali ke rumah pada siang hari.

“Saat saya tiba di desa untuk ganti baju dan menyiram tanaman, tiba-tiba ada getaran dan suara,” ujarnya.

“Saya memutuskan datang ke sini dan melihat letusan gunung berapi.”

Sinabung tidak aktif selama empat abad sebelum meletus pada Agustus 2010.

Petugas pos pengamatan Hendra Gunawan mengatakan setelah masa tenang, gunung berapi itu mengeluarkan serangkaian letusan awal bulan ini.

“Sejak pihak berwenang menetapkan status waspada pada 3 November, sudah ada lebih dari 40 letusan,” ujarnya.

“Pada Kamis, letusan berlangsung selama 17 menit, dan ada semburan abu setinggi 7.000 meter. Awan panas tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, dan ada tekanan besar yang menyebabkan letusan bahan-bahan vulkanik setinggi 7.000 meter.”

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah menetapkan status waspada gunung berapi itu pada level tiga, meminta warga tidak berada dalam radius tiga kilometer dari kawah.

Sinabung adalah salah satu dari hampir 130 gunung berapi aktif di Indonesia, yang ada di atas cincin api Pasifik. (Reuters)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG