Tautan-tautan Akses

Gunung Sinabung Kembali Meletus


Petir menyambar saat Gunung Sinabung menyemburkan abu dan lava panas, di desa Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara (18/9).

Petir menyambar saat Gunung Sinabung menyemburkan abu dan lava panas, di desa Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara (18/9).

Letusan Gunung Sinabung menyemburkan abu hitam sampai ke ketinggian 3 kilometer di udara, namun belum ada laporan mengenai korban.

Gunung Sinabung di Sumatera Utara meletus Kamis (24/10), menyemburkan bahan-bahan vulkanik berwarna gelap ke udara beberapa minggu setelah para warga kembali ke rumah setelah mengungsi dari letusan sebelumnya.

Letusan di Gunung Sinabung menyemburkan abu hitam sampai ke ketinggian 3 kilometer di udara, namun belum ada laporan mengenai korban luka atau kerusakan, menurut juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Ia mengatakan desa-desa, lahan pertanian dan pepohonan di sekitar gunung berapi setinggi 2.600 meter itu tertutup abu tebal, mendorong pihak berwenang untuk mengevakuasi lebih dari 3.300 orang. Sebagian besar berasal dari dua desa yang berlokasi dalam radius 3 kilometer dari gunung di daerah Karo tersebut.

Tidak ada lava atau puing-puing yang keluar dari gunung berapi tersebut, dan kota-kota serta desa-desa yang lokasinya dekat tidak terancam bahaya. Namun pihak berwenang memperingatkan turis untuk menjauhi zona berbahaya yang berada dalam radius 1,5 kilometer dari kawah, ujar Sutopo.

Bulan lalu, lebih dari 15.000 orang dipaksa mengungsi ketika gunung berapi tersebut bergemuruh setelah vakum selama tiga tahun, menyempurkan abu dan asap serta memicu kebakaran di lerengnya.

Ledakan besar terakhir gunung tersebut adalah pada Agustus 2010, yang menewaskan dua orang dan membuat 30.000 orang mengungsi. Peristiwa itu di luar dugaan para ilmuwan karena Sinabung telah tidak aktif selama empat abad.

Gunung ini merupakan salah satu dari lebih dari 120 gunung berapi aktif di Indonesia. (AP)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG